GUDANG ARSIP KPU LINGGA NYARIS TERBAKAR
Gudang Arsip KPU Lingga Nyaris Terbakar, Untung Damkar Gercep Turun ke Lokasi
Gudang Arsip Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) nyarik terbakar, Rabu (11/12/2024).
Penulis: Febriyuanda | Editor: Mairi Nandarson
Laporan Wartawan Tribun Batam Febriyuanda
TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Gudang Arsip Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) nyaris terbakar, Rabu (11/12/2024) petang jelang malam.
Hal itu dengan munculnya api di plafon gudang, yang bersumber dari pembakaran sampah di area lokasi.
Kejadian tersebut berawal saat seorang warga, Rafael (33), hendak pulang dari kantor tempat bekerja ingin kembali ke rumah melewati depan Gudang Arsip di belakang kantor KPU Lingga.
Saat itu, Rafael melihat kobaran api di belakang sebelah kiri Gudang Arsip.
Ia pun kemudian memberi tahu anggota piket jaga Kantor KPU, yang selanjutnya menghubungi Damkar.
Beruntung, api yang menyala sekira pukul 18.00 WIB itu berhasil dipadamkan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Lingga unit Daik, yang gerak cepat turun langsung menerima laporan.
Baca juga: Panen Besar dari 400 Batang Cabai Rawit, PKK Singkep Barat Juara 1 Lomba Kebun di Lingga
Dari luar, api diduga bersumber dari pembakaran sampah tersebut sudah membesar dan merambat semak-semak hingga ke tembok gudang yang membuat plafonnya terbakar.
"Jadi plafonnya terbakar sudah dari luar, Alhamdulillah untung cepat dipadamkan, sehingga tak sempat membakar isi arsip di dalam, hanya plafonnya," ungkap Komandan Pleton (Danton) Damkar Lingga unit Daik, Novi Sarizal, saat dikonfirmasi tribunbatam.id, Kamis (12/12).
Pihaknya melakukan pemadaman dan pendinginan kebakaran di Gudang Arsip KPU Kabupaten Lingga.
"Jadi ini bukan Gudang Logistik, tapi Gudang Arsip yang berada di belakang Kantor KPU Lingga," ujarnya.
Baca juga: UMK Lingga 2025 Diusulkan Naik Jadi Rp 3.623.654, APINDO: Masih Tinggi
Ia menerangkan, sumber api diduga berasal dari pembakaran sampah yang tertiup angin kencang.
"Petugas menghadapi kesulitan karena harus membobol plafon gudang untuk memastikan api benar-benar padam," imbuhnya.
Proses pemadaman berlangsung selama satu jam dengan bantuan dari pihak kepolisian, TNI AL, dan keamanan KPU.
Volume air yang digunakan mencapai dua tangki dari armada pemadam kebakaran
"Kerugian material diperkirakan sekitar Rp 10 juta, Plafon sebagian rusak karena kami ingin memastikan tidak ada api lagi, juga di bagian luar bagian plafon dilalap api," tambahnya. (yda)
(Tribunbatam.id/Febriyuanda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Gudang-Arsip-KPU-Lingga-terbakar-2024.jpg)