Cerita Siswi SD di Bintan Jagoan Silat, Ukir Prestasi Bela Diri dan Akademis
Maghfira Aulya Jannah, siswi Sekolah Dasar (SD) di Bintan meraih prestasi gemilang baik di bidang olahraga pencak silat maupun akademis
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Maghfira Aulya Jannah, siswi Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Bintan menorehkan prestasi gemilang di olahraga pencak silat.
Sejumlah prestasi pernah diraihnya, seperti pada Kejuaraan Silat WJKC. Fira meraih juara 1 untuk nomor seni pada Desember 2022 silam.
Lalu pada Kejuaraan Teksas ke-3, Fira juga meraih juara 2 nomor seni, dan juara 2 pada nomor laga (Desember 2022).
Sedangkan pada Kejuaraan Pencak Silat Teksas ke-4, Fira tampil sebagai juara 1 nomor seni, dan juara 3 pada kategori laga (Desember 2023).
Baca juga: Dua Remaja Kepri Raih Medali di Thailand Open Karate Championship 2023
Jiwa bertarung yang dimilikinya, tak hanya saat berlatih dan berkompetisi di kejuaraan silat. Fira pun memiliki prestasi bagus di sekolah.
Fira saat ini masih duduk di kelas VI Sekolah Dasar (SD).
Ayahnya Roni adalah seorang petani dan buruh lepas harian di Bintan. Terkadang, Roni bekerja sebagai tukang bangunan, mencari kayu dan mengambil upah dari orang lain.
Dibesarkan dalam keluarga yang sederhana, tak membikin anak kedua dari tiga bersaudara ini putus asa atau minder dari teman-temannya.
Justru, Fira percaya diri. Apalagi prestasinya di olahraga pencak silat itu sempat membuat nama Kabupaten Bintan tersohor di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Soal olahraga silat, Fira selalu rutin latihan. Padahal, jarak rumahnya menuju tempat latihan silat itu cukup jauh.
Selain jauh, jalan yang ditempuh dari rumahnya pun masih tanah dan hutan.
Fira sudah menjalani latihan silat di perguruan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) hampir empat tahun.
Selama itu pula Fira harus membagi waktu sekolah, latihan silat dan merapikan rumah tempat tinggalnya.
Bicara tempat tinggal, Fira dan keluarganya menempati rumah yang sangat sederhana.
Dinding rumah tempat tinggal Fira ini dibangun oleh ayahnya sendiri, Roni.
| Pulang dari Malaysia, Pasutri Asal Medan Nekat Jadi Kurir Narkoba Dibekuk di Tanjungpinang |
|
|---|
| Enam Pelaku Pengeroyokan di THM Tanjungpinang Pasrah Diringkus Polisi, Cemburu Gegara Satu Wanita |
|
|---|
| Koperasi Merah Putih Kelurahan Kijang Kota Bintan Tutup Sementara Sembari Menunggu Regulasi |
|
|---|
| 40.895 Wisman Berkunjung ke Bintan dalam 2 Bulan di 2026, Naik 59,7 Persen Dibanding 2025 |
|
|---|
| Tim Terpadu Layangkan Surat Minta Operasional Hotel and Royal Bintan Heritage Stop Sementara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Siswi-prestasi-006.jpg)