Rabu, 22 April 2026

Cerita Siswi SD di Bintan Jagoan Silat, Ukir Prestasi Bela Diri dan Akademis

Maghfira Aulya Jannah, siswi Sekolah Dasar (SD) di Bintan meraih prestasi gemilang baik di bidang olahraga pencak silat maupun akademis

Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
Dok Pribadi Fira
PRESTASI -  Atlet Maghfira Aulya Jannah, siswi Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Bintan yang juga jagoan silat meraih sejumlah prestasi 

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Maghfira Aulya Jannah, siswi Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Bintan menorehkan prestasi gemilang di olahraga pencak silat

Sejumlah prestasi pernah diraihnya, seperti pada Kejuaraan Silat WJKC. Fira meraih juara 1 untuk nomor seni pada Desember 2022 silam. 

Lalu pada Kejuaraan Teksas ke-3, Fira juga meraih juara 2 nomor seni, dan juara 2 pada nomor laga (Desember 2022).

Sedangkan pada Kejuaraan Pencak Silat Teksas ke-4, Fira tampil sebagai juara 1 nomor seni, dan juara 3 pada kategori laga (Desember 2023).

Baca juga: Dua Remaja Kepri Raih Medali di Thailand Open Karate Championship 2023

Jiwa bertarung yang dimilikinya, tak hanya saat berlatih dan berkompetisi di kejuaraan silat. Fira pun memiliki prestasi bagus di sekolah. 

Fira saat ini masih duduk di kelas VI Sekolah Dasar (SD). 

Ayahnya Roni adalah seorang petani dan buruh lepas harian di Bintan. Terkadang, Roni bekerja sebagai tukang bangunan, mencari kayu dan mengambil upah dari orang lain.

Dibesarkan dalam keluarga yang sederhana, tak membikin anak kedua dari tiga bersaudara ini putus asa atau minder dari teman-temannya.

Justru, Fira percaya diri. Apalagi prestasinya di olahraga pencak silat itu sempat membuat nama Kabupaten Bintan tersohor di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Soal olahraga silat, Fira selalu rutin latihan. Padahal, jarak rumahnya menuju tempat latihan silat itu cukup jauh. 

Selain jauh, jalan yang ditempuh dari rumahnya pun masih tanah dan hutan.

Fira sudah menjalani latihan silat di perguruan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) hampir empat tahun. 

Selama itu pula Fira harus membagi waktu sekolah, latihan silat dan merapikan rumah tempat tinggalnya.

Bicara tempat tinggal, Fira dan keluarganya menempati rumah yang sangat sederhana. 

Dinding rumah tempat tinggal Fira ini dibangun oleh ayahnya sendiri, Roni.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved