PILKADA JATIM 2024

Profil Mohammad Haris Bupati Terpilih Probolinggo 2024: Pengusaha dari Keluarga Ulama, Ini Hartanya

Profil dan rekam jejak Bupati Terpilih Probolinggo 2024, Muhammad Haris Damanhuri Romly.

|
Editor: Khistian Tauqid
Istimewa
Muhammad Haris (tengah) yang Jadi Bupati Probolinggo Terpilih 2024. 

TRIBUNBATAM.id - Berikut ini adalah profil dan rekam jejak Bupati Terpilih Probolinggo 2024, Mohammad Haris Damanhuri Romly.

Menurut hasil pleno KPU RI, pasangan Mohammad Haris -  Fahmi AHZ mendapatkan 492.212 suara di Pilkada 2024.

Masyarakat Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, tentu sudah tidak asing dengan sosok Mohammad Haris.

Pasalnya, Mohammad Haris memiliki keluarga dari beberapa tokoh agama di Kabupaten Probolinggo.

Namun sebelum terjun di dunia politik, Mohammad Haris merupakan pengusaha dan dosen di Universitas Hafshawaty Zainul Hasan Genggong.

Perjuangan Mohammad Haris hingga menjadi Bupati Probolinggo tentu tidaklah mudah dan sebentar.

Baca juga: Profil Mahyanto Mazda Wakil Bupati Sinjai 2024, Punya Aset Harta Kekayaan Senilai Rp 10 Miliar

Rekam Jejak

Mohammad Haris Damanhuri Romly atau lebih dikenal dengan panggilan Gus Haris lahir 27 September 1974.

Ia adalah seorang Pengusaha dan Politisi yang berasal dari Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Gus Haris merupakan putra pertama dari Almarhum K.H. Damanhuri Romly dan Ny. Hj. Diana Susilowati atau Ning Sus.

Ia juga keponakan dari K.H. Moh. Hasan Mutawakkil 'Alallah, S.H., M.M. yang merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong.

K.H. Muhammad Haris Damanhuri merupakan salah satu pengasuh di Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Probolinggo.

Di pesantren, Gus Haris menjabat Ketua Biro Kepesantrenan dan mengelola bidang kesehatan. Ia juga dikenal sebagai sosok pendakwah lewat musik.

Gus Haris merupakan putra pertama dari Almarhum KH. Damanhuri Romli dan Nyai Hj. Diana Sosilowati. Sejak kecil ia bersekolah di pesantren milik kakeknya, yakni KH. Romli Tamim Pesantren Darul Ulum, Jombang.

Kehidupan di pesantren ini dijalani sampai lulus SMA pada tahun 1992. Selepas dari SMA, Gus Haris melanjutkan pendidikannya di Semarang. Kemudian berlanjut menempuh perguruan tinggi di Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved