Jalan di Lingga Kepri Ini Nyaris Putus Gegara Abrasi
Jalan penghubung antar dusun di Desa Laboh, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), nyaris terputus akibat abrasi.
Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Jalan penghubung antar dusun di Desa Laboh, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), nyaris terputus akibat abrasi.
Kondisi cuaca ekstrem, dengan musim gelombang tinggi yang masih terjadi, membuat tanah tergerus akibat abrasi, hingga hampir memakan jalan.
Ketua RT setempat, Mizan, mengungkapkan masyarakat di wilayahnya sangat membutuhkan akses jalan penghubung antar dusun tersebut.
Jalan tersebut sebagai akses anak bersekolah di pulau tersebut.
“Kalau jalan sampai terputus maka anak-anak kami akan kesulitan untuk pergi ke sekolah,” ucapnya, Kamis (9/1/2025).
Ia percaya Pemkab Lingga dibawa kepemimpinan Bupati Lingga, Muhammad Nizar peka dengan kebutuhan masyarakat ini. Dana Desa tidak memungkinkan untuk membangun pengedaman pantai ini.
Baca juga: Jalan di Lingga Milik Pemprov Kepri Ini 4 Tahun Amblas Ancam Nyawa Pengendara
“Panjang rawan abrasi di lokasi yang disebut Batu Nenek ini adalah 100 meter. Kami percaya pak Nizar peka dan cepat merespon kebutuhan masyarakat di pulau kami,” imbuhnya.
Kondisi ini menjadi perhatian sejumlah warga. Salah satunya bagi pengurus LSM Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) Provinsi Kepri, Rapani.
Pria yang akrab disapa Cingho ini, meminta Pemerintah Kabupaten Lingga maupun Provinsi Kepri memperhatikan kondisi jalan yang dibuat mengunakan Dana Desa (DD).
“Kami minta pemerintah daerah baik Pemprov Kepri maupun Pemkab Lingga peka akan kondisi ini. Jalan ini merupakan satu satunya akses sosial ekonomi masyarakat,” kata Rapani.
Ia menjelaskan, persoalan abrasi ini sebenarnya telah berulang kali disampaikan masyarakat kepada pemerintah daerah.
Baca juga: Jalan di Lingga Hancur Gegara Alat Berat, Warga Tagih Janji 2 Perusahaan
Namun. Hingga saat ini belum mendapat tanggapan yang serius dari pihak berwenang.
“Saat ini kondisi musim utara dimana gelombang air laut tinggi. Jika terus dibiarkan dikuatirkan jalan tersebut terputus dan aktivitas sosial ekonomi masyarakat menjadi terganggu,” terangnya.(TribunBatam.id/Febriyuanda)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News
| Hari Buruh 2026, PLN ULP Dabo Lingga Pastikan Listrik Andal dan Apresiasi Peran Pekerja |
|
|---|
| Pembunuhan Wanita di Lingga, Suami Korban Keluar Kota Sehari Sebelum Korban Ditemukan Terkubur |
|
|---|
| Hasil Autopsi Jasad Wanita Terkubur di Lingga Ungkap Fakta, Syafitri Yana Tewas Dicekik |
|
|---|
| Breaking News, Polisi Ungkap Hasil Autopsi Penyebab Kematian Syafitri Yana di Lingga |
|
|---|
| Sahabat hingga Abang Ipar Antar Pemakaman Syafitri Yana Usai Diautopsi di TPU Telek Lingga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Jalan-desa-laboh-Lingga-nyaris-putus-akibat-abrasi.jpg)