Kamis, 30 April 2026

BANJIR DI BATAM

Banjir di Batam Rendam Rumah di Tanjung Riau, Warga Terpaksa Berjaga Sepanjang Malam

Banjir rendam rumah warga di Tanjung Riau Batam, Minggu (12/1) malam buat warga terpaksa berjaga sepanjang malam.

Tayang:
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
Beres
BANJIR - Warga berpatroli pakai perahu mengelilingi komplek untuk mencari warga terdampak banjir yang butuh bantuan evakuasi di Perumahan Laguna Sekupang Batam, MInggu (12/1/2025) malam 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Banjir di Batam melanda sejumlah kawasan permukiman di Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Minggu (12/1/2025) malam, akibat hujan deras yang tak kunjung reda. 

Salah satu wilayah terdampak banjir parah di Tanjung Riau, mencakup permukiman di Perumahan Laguna dan Benih Raya. Kondisi banjir menyebabkan hampir seluruh rumah warga terendam. 

Melihat tingginya genangan air yang terus meningkat, warga pun terpaksa berjaga sepanjang malam. 

Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Kelurahan Tanjung Riau, M. Daud, melaporkan bahwa genangan air terus meningkat hingga memasuki rumah-rumah warga, merendam barang-barang berharga.  

Baca juga: Dampak Cuaca Ekstrem di Batam, Kampung Melayu Batu Besar Terendam Banjir

“Kami bersama tim tengah membantu proses evakuasi, terutama anak-anak, untuk diungsikan ke lokasi yang lebih tinggi menggunakan perahu,” ujar M Daud, Senin (13/1/2025).

Sementara para warga, berupaya menyelamatkan barang-barang untuk diangkat ke tempat yang lebih tinggi agar menghindari kerusakan.  

Di Perumahan Benih Raya, beberapa warga harus mengungsi ke fasilitas umum (fasum) yang lokasinya lebih tinggi.

Rendi, salah satu warga Laguna, mengungkapkan bahwa ia dan keluarganya berjaga sepanjang malam akibat rasa cemas akan genangan air yang terus naik.  

“Kami sudah tidak bisa tidur semalaman. Harus berjaga, tak mungkin meninggalkan rumah. Anak dan istri sudah saya ungsikan ke rumah keluarga di Batu Aji yang tidak terdampak,” kata Rendi.  

Sementara itu, ia harus berjuang sendirian mengamankan barang-barang di rumahnya.

“Hujan tidak berhenti, air terus naik. Saya harus mengangkat barang satu per satu agar tidak rusak,” tambahnya.  

Tidak hanya Rendi, warga lainnya Iwan juga melakukan hal yang sama. Ia berupaya memberi penyaring agar sampah tidak masuk ke dalam rumah. Ia juga berjaga sepanjang malam. 

"Macam ngeronda lah. Mulai sore kemarin sampai pagi subuh tadi berjaga. Kasihan anak istri, tak bisa tidur," ungkap Iwan. 

Bahkan, sejumlah warga lainnya berkeliling komplek menggunakan perahu seadanya untuk melihat masyarakat yang butuh bantuan evakuasi.

Baca juga: Banjir di Daik Lingga Rendam Rumah Warga, BPBD Kerahkan 2 Perahu Karet Bantu Evakuasi

Proses evakuasi malam itu dilakukan dengan fokus utama menyelamatkan anak-anak dan warga rentan. Tim gabungan dari Kelurahan Tanjung Riau bersama masyarakat setempat bekerja keras memastikan keselamatan warga di tengah situasi banjir. 

(Tribunbatam.id/bereslumbantobing)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved