ALFI Batam Soroti Lambatnya Kinerja RTG Crane Pelabuhan Batu Ampar

Asosiasi Logistik dan Forwarder Pelabuhan Indonesia (ALFI) Batam menyoroti persoalan di Pelabuhan Batuampar dalam diskusi bersama BP Batam, Rabu.

TribunBatam.id/Beres Lumbantobing
ALFI BATAM - Asosiasi Logistik dan Forwarder Pelabuhan Indonesia (Alfi) saat diskusi bersama pelaku usaha dan BP Batam dalam membahas masa depan pelabuhan Batu Ampar, Rabu (20/2). Mereka menyoroti sejumlah sarana prasarana di Pelabuhan Batuampar. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Asosiasi Logistik dan Forwarder Pelabuhan Indonesia (Alfi) Kota Batam menyoroti persoalan di Pelabuhan Batu Ampar.

Alfi melihat perkembangan Batuampar saat ini, kondisi progres masih lambat.

Hal itu dikarenakan terbatasnya RTG Crane. 

Untuk itu, agar proses lalu lintas bongkar muat barang dapat berjalan lancar dan cepat perlu adanya penambahan alat RTG crane. 

Ketua Alfi Batam, Yasser Hadeka Daniel dalam diskusi bersama pelaku usaha dan BP Batam dalam membahas masa depan pelabuhan Batu Ampar, Rabu (20/2) menyampaikan persoalan masa depan Pelabuhan Batuampar masih menjadi tantangan bagi perkembangan sektor ekspor dan impor khususnya di Batam.

Baca juga: Pelabuhan Batuampar Panas Tanpa Pendingin Udara, Beda Jauh Dengan Pelabuhan Ferry Internasional

Berdasarkan informasi BP Batam dan Persero  yang selama ini menjadi pelaksana di Pelabuhan Batuampar memberikan informasi performa yang lebih baik.

"Keterlambatan yang selama ini terjadi tidak bisa kita bebankan kepada BP Batam atau pun Persero. Ini merupakan tugas bersama agar pengembangan pelabuhan Batuampar jadi lebih berkembang ke depannya," katanya.

Alfi Batam sangat peduli terhadap kemajuan pelabuhan Batuampar. Untuk itu, diskusi ini mencari solusi, dan menarik aspirasi pelaku usaha yang selama ini beroperasi di Pelabuhan Batuampar.

Seperti diketahui Pelabuhan Batuampar salah satu pintu keluar masuk internasional di Indonesia. 

"Jadi banyak aktivitas ekspor dam impor di Pelabuhan Batuampar. Untuk itu, berbagai kendala yang dihadapi di tahun 2024 bisa ditanggulangi tahun ini sedari awal," ucapnya.

Baca juga: STS Crane Pelabuhan Batuampar Batam Mampu Angkat 24 Peti Kemas per Jam

Kesiapan BP dan Persero yang merupakan BUMN sebagai opertor harus maksimal.

"Sebenarnya ini butuh kolaborasi semua. Kami berharap Persero bisa banyak manfaat bagi anggota Alfi," tambahnya. (TribunBatam.id/Bereslumbantobing)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved