Sabtu, 9 Mei 2026

Hari Kedua Kerja, Wakil Bupati Rocky Bersama PMI Bersihkan Tumpukan Sampah

Hari kedua setelah dilantik, Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole langsung membersihkan tumpukan sampah yang ada di sejumlah TPS.

Tayang:
Penulis: Yeni Hartati | Editor: Agus Tri Harsanto
Yeni Hartati
BERSIHKAN SAMPAH - Hari kedua kerja, Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole bersama Palang Merah Indonesia (PMI) bersihkan tumpukan sampah dengan mengerahkan 10 truk dan 4 unit alat berat pada hari pertama. 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Hari kedua setelah dilantik, Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole langsung membersihkan tumpukan sampah yang ada di sejumlah Tempat Pembuangan Sementara (TPS).

Aksi sosial dilakukan dengan menggerakan pengurus dan kader Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Karimun yang dipimpinnya.

Wakil Bupati, Rocky mengatakan pembersihan tumpukan sampah merespon keresahan masyarakat Karimun akibat aksi mogok kerja petugas kebersihan.

"Hari ini kami mengambil langkah cepat dengan membersihkan sampah di area publik terlebih dahulu, seperti pasar dan pusat kota,” ujar Wakil Bupati Rocky, Sabtu (22/2/2025).

Rocky menambahkan kondisi sampah yang menumpuk  mengganggu indra penciuman, terlebih dikhawatirkan bisa menjadi sarang berbagai penyakit.

Dalam membersihkan lokasi tumpukan sampah, pihaknya mengerahkan 10 truk dan 4 unit alat berat pada hari pertama.

Baca juga: 425 Pelamar PPPK Tahap II Pemkab Karimun Tak Lulus Seleksi Administrasi, Ini Kata BKPSDM

Truk-truk tersebut menyebar ke setiap TPS dan melakukan pengangkutan sampah hingga ke lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sememal, Pasir Panjang.

"Hari ini ada di sembilan titik dengan total 36 truk. Ini semua swadaya dari para kader PMI sendiri" terangnya.

Selain itu, aksi pembersihan sampah ini akan terus dilakukan hingga solusi terkait pemberian gaji bagi petugas kebersihan dapat diselesaikan.

"Ini akan terus kita selesaikan sampai nanti ada aturan main yang baru, terkait outsourcing," katanya.

Rocky menegaskan ada dua hal yang menjadi fokus dalam polemik persampahan di Karimun yakni penanganan sampah dan penyelesaian honor para petugas kebersihan.

"Kita fokus pada dua hal dulu, pertama menangani sampah ini agar jangan menumpuk dan kedua adalah masalah honor," tegasnya.

"Jika kita bisa carikan solusi untuk gaji mereka di bulan Januari-Februari maka mereka tidak akan mogok kerja," tutupnya. (yen)


TRIBUNBATAM.id / Yeni Hartati

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved