Jumat, 15 Mei 2026

PELANTIKAN KEPALA DAERAH

Rekam Jejak Simplisius Donatus Bupati Nagekeo Resmi Dilantik Presiden Prabowo, Ingat Visi Misinya

Simplisius Donatus bersama Gonzalo Gratianus Muga Sada diketahui meraih 38.37% suara saat Pilkada 2024 untuk Kabupaten Nagekeo

Tayang:
Instagram
PELANTIKAN KEPALA DAERAH - Foto Simplisius Donatus Bupati Nagekeo periode 2025-2030 resmi dilantik Presiden Prabowo pada 20 Februari 2025 lalu 

TRIBUNBATAM.ID - Simplisius Donatus resmi menjadi Bupati Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak 20 Februari 2025.

Diketahui Presiden Prabowo Subianto menggelar pelantikan serentak untuk Kepala Daerah terpilih yang tidak bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK) di Istana Negara, Jakarta. 

Sebelumnya, Simplisius Donatus bersama Gonzalo Gratianus Muga Sada diketahui meraih 38.37 persen suara saat Pilkada 2024 untuk Kabupaten Nagekeo.

Sosok Simplisius Donatus lahir pada 1 Agustus 1957 di Flores Nusa Tenggara Timur. 

Ia merupakan lulusan S1 Universitas Merdeka Pusat Malang dengan gelar sarjana hukum (1980-1984). 

Selain itu ia juga pernah bersekolah di SDN Ndetunura lulusan 1970, SMPK Setiabudi maunori lulusan 1973 dan SMAK Syuradikara Ende lulusan 1976.

Untuk kegiatan organisasi, ia pernah menjabat Ketua Dewan Mahasiswa Universitas Merdeka Pusat Malang pada 1982-1984.

Berikut ini visi misi Simplisius Donatus - Gonzalo Gratianus Muga Sada sebagai Kepala daerah terpilih Kabupaten Nagakeo dilansir dari laman kpu.go.id :

VISI

Nagekeo Maju dan Mandiri

MISI

1. Mengembalikan dan meningkatkan militansi kehidupan masyarakat Nagekeo yang religius, yang dekat dan takut pada Tuhan sesuai dengan iman dan kepercayaan masyarakat, yang harus rasional disesuaikan dengan keseimbangan daya dukung masyarakat, daya dukung daerah dan misi daerah sebagai daerah otonomi yang berhasil.

2. Menyeimbangkan dan mengharmoniskan semua beban kehidupan masyarakat baik dalam kehidupan budaya maupun non budaya agar hidup seimbang antara pendapatan dan pengeluaran, sehingga masyarakat tidak terus hidup dalam kungkungan beban hutang adat, hutang pesta dan sebagainya. Dan dengan demikian juga, daerah pun tidak terus dinilai sebagai daerah yang miskin kaena indikator kemiskinan masyarakat.

3. Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Nagekeo yang Unggul dan Berdayasaing melalui Pendidikan, Kecukupan Gizi Pangan Rakyat, dan Kemudahan Akses Pelayanan Kesehatan;

4. Meningkatkan Taraf Hidup Masyarakat melalui Penciptaan Lapangan Kerja, Penguatan Akses Informasi, Modal dan Pasar, serta Sarana Peningkatan Kemampuan Produksi Rakyat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved