DISKOMINFO NATUNA
Jelang Ramadan, DKPP Natuna Pastikan Ketersediaan Pangan Aman hingga Idulfitri Nanti
DKPP Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, memastikan ketersediaan bahan pangan tetap aman hingga perayaan Idulfitri nanti
Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Dewi Haryati
NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Menjelang bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), memastikan ketersediaan bahan pangan tetap aman hingga perayaan Idulfitri.
Kepala DKPP Natuna, Wan Syazali mengungkapkan, distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sementara dihentikan sesuai arahan Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Meski demikian, stok beras di toko-toko masih mencukupi, ditambah dengan beras komersil yang tetap tersedia dalam jumlah banyak.
"Kami telah berkoordinasi dengan Bulog dan toko-toko atau pedagang besar di Natuna. Stok beras, baik SPHP maupun beras komersil, cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Idulfitri," ujarnya kepada Tribunbatam.id, Selasa (25/2/2025).
Baca juga: Polres Bintan Akan Sidak Pastikan Stok Pangan dan Migas Aman hingga Lebaran
Selain beras, komoditas pangan lainnya seperti gula pasir, tepung, minyak goreng, daging sapi dan ayam, telur ayam, susu, serta lainnya dipastikan aman.
"Intinya untuk Sembilan Bahan Pokok atau Sembako itu kami pastikan aman dan siap memenuhi permintaan masyarakat," tambahnya.
Namun, harga cabai saat ini mengalami kenaikan meskipun stok tetap aman, dengan perkiraan panen dari petani lokal pada Maret mendatang.
Menariknya, ketersediaan telur ayam di Natuna kini tidak hanya mengandalkan pasokan dari luar daerah.
Wan Syazali menyebut, produksi telur lokal semakin meningkat, dengan kapasitas produksi mencapai 10.500 per hari.
Selain itu, DKPP Natuna juga berencana mengadakan Gerakan Pangan Murah (GPM), untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga di bawah pasaran.
Namun, program ini baru bisa dilaksanakan pada pertengahan Ramadan, mengingat masih dalam tahap koordinasi dengan pihak terkait, terutama terkait distribusi beras SPHP.
"GPM ini rutin kami adakan setiap tahun pada momen-momen penting seperti tahun baru, Ramadan, dan Idulfitri. Kami akan menjual berbagai kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak, telur, ikan, dan lainnya dengan harga lebih murah," ujarnya.
Lebih lanjut, DKPP Natuna mengimbau masyarakat agar tidak panik dalam membeli bahan pokok dan tidak melakukan aksi borong yang berlebihan.
Warga juga didorong untuk membudayakan menanam tanaman pangan di pekarangan rumah, guna mengurangi ketergantungan pada pasokan luar.
Baca juga: Harga Ikan Tongkol di Pasar Natuna Turun Jelang Ramadan, Stok Melimpah Namun Pembeli Sepi
"Mari manfaatkan lahan kosong di rumah untuk menanam cabai, kunyit, lengkuas, dan tanaman lainnya. Ini bisa membantu menjaga ketahanan pangan keluarga dan menekan pengeluaran rumah tangga," tutup Wan Syazali.
Dengan ini, masyarakat Natuna dapat menjalani ibadah Ramadan dengan tenang, tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan bahan pangan. (TRIBUNBATAM.id/Birri Fikrudin)
Baca berita Tribunbatam.id lainnya di Google News
| Gedung Permanen Sekolah Rakyat di Natuna Akan Dibangun Maret 2026 di Lahan Seluas 11,38 Ha |
|
|---|
| Musorkab Jadi Titik Awal KONI Natuna, Wabup Jarmin Dorong Lompatan Prestasi Olahraga 2026-2030 |
|
|---|
| Libatkan BPKP, Pemkab Natuna Kawal Program Sekolah Rakyat 2026 Agar Tepat Sasaran |
|
|---|
| Bupati Cen Paparkan Arah Pembangunan di Musrenbang Natuna 2026, Target Tekan Kemiskinan |
|
|---|
| Soroti Kedisiplinan ASN, Pemkab Natuna Akan Terapkan Absensi Wajah Gantikan Fingerprint |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/KETERSEDIAAN-PANGAN.jpg)