Dinkes Tanjungpinang Awasi Pasar Takjil Ramadan, Antisipasi Bahan Berbahaya
Dinas Kesehatan Tanjungpinang libatkan Puskesmas, Lab Kesda, Loka POM Tanjungpinang, hingga tim farmasi makanan dan minuman awasi Pasar Takjil Ramadan
Penulis: Yuki Vegoeista | Editor: Dewi Haryati
TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id — Demi memastikan makanan yang beredar di masyarakat aman dan sehat, Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang bersama tim lintas sektor turun langsung ke sejumlah pasar tajil Ramadan 2025 yang akan dimulai Senin (3/3/2025) sore.
Mereka menggelar inspeksi di sembilan titik kuliner utama, sambil mengedukasi para pedagang soal pentingnya kebersihan dan keamanan pangan,
"Kita lakukan bertahap, mungkin satu-satu tempat dulu. Kalau semuanya langsung hari ini, enggak selesai," ujar Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang, Rustam saat ditemui wartawan.
Inspeksi ini melibatkan sekitar 10 petugas dari Puskesmas, Lab Kesda, Loka POM Tanjungpinang, hingga tim farmasi makanan dan minuman.
Baca juga: BPOM Perketat Pengawasan Takjil Ramadan di Batam, Pedagang Diminta Tak Pakai Bahan Berbahaya
Pemeriksaan tak hanya sebatas mengecek, tetapi juga memberikan pemahaman kepada pedagang tentang higiene sanitasi, kandungan bahan tambahan seperti pewarna atau pengawet, hingga keamanan wadah dan cara penyajian makanan.
"Selain kebersihan, keamanan pangan dari kemasan dan penyajian juga jadi fokus kami," tambah Rustam.
Jika ditemukan pelanggaran, tim tidak langsung memberikan sanksi berat. Sebaliknya, mereka lebih mengutamakan edukasi agar pedagang bisa memperbaiki kekurangan.
"Kalau ada temuan, kita buat berita acara, tapi intinya kita ingin membina, bukan menghukum," jelasnya.
Inspeksi ini akan berlangsung secara rutin sesuai kebutuhan, termasuk ke titik-titik lain yang memiliki aktivitas kuliner ramai.
"Dengan upaya ini, Dinkes berharap warga Tanjungpinang bisa menikmati makanan yang tidak hanya lezat, tapi juga aman bagi kesehatan," pungkasnya. (TribunBatam.id/Yuki Vegoeista)
Baca berita Tribunbatam.id lainnya di Google News
| Info Cuaca BMKG Untuk Wilayah Kepri Sabtu 13 Juni 2026, Sejumlah Daerah Masih Berpotensi Hujan |
|
|---|
| J&T Viral di Medsos, Penanggungjawab Tanjungpinang Bantah Tuduhan Kirim Barang Ilegal |
|
|---|
| Maling HP iPhone 15 di Tanjungpinang Tak Berkutik Ditangkap Polisi di Rumah Dini Hari |
|
|---|
| Harga Pertamax Naik Jadi Rp17 Ribu per Liter, Warga Tanjungpinang Beralih ke Pertalite |
|
|---|
| Menteri P2MI Tinjau BP3MI Kepri di Tanjungpinang, Tekankan Pelayanan Humanis untuk PMI |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Kepala-dinkes-Tanjungpinang-Yuki-111.jpg)