Rabu, 6 Mei 2026

BANJIR BEKASI

Banjir Terjang Mega Bekasi Hypermall, Pengunjung Panik dan Berlarian

Banjir bandang menerjang Bekasi, Selasa (4/3/2025). Bahkan air bah menjebol area bawah Mega Bekasi Hypermall.

Tayang:
Instagram @infobekasi
MENDADAK BANJIR --- Pengunjung dan para pegawa toko di Mega Bekasi Hypermall, Kota Bekasi, panik dan histeris ketika banjir tiba-tiba menerjang ke dalam mal tersebut, Selasa (4/3/2025) siang. 

TRIBUNBATAM.id, BEKASI - Banjir bandang menerjang Bekasi, Selasa (4/3/2025). Selain menenggelamkan sejumlah kawasan perumahan, salah satunya Pondok Gede Permai, banjir juga menerjang Mega Bekasi Hypermall, di Kelurahan Marga Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Suasana panik dan kacau terjadi saat air bah menerjang area dasar Mega Bekasi Hypermall.

Terdengar pengunjung berteriak meminta warga lain segera cari tempat aman saat banjir tiba-tiba menggenangi area dasar Mega Bekasi Hypermall.

“Naik! Naik! Semuanya naik!” kata seorang pria dalam video yang diunggah akun Instagram @infobekasi.coo.

Melihat banjir deras masuk ke dalam mal, pengunjung yang ada di tempat kejadian perkara ketakutan sambil bergegas berlarian ke arah eskalator. 

Salah satu pedagang terlihat menyelamatkan barang dagangannya. 

Musibah banjir besar di Mega Bekasi Hypermall diamini Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Dedi Herdiana.

Ia membenarkan peristiwa tersebut.

“Kalau informasi (air masuk ke Mega Bekasi Hypermall) benar. Tapi ini ada 38 titik (banjir). karena ada 38 titik, lebih parah di sini. di sana hanya dalam mal,” kata Dedi saat dikonfirmasi, Selasa, seperti dilansir Kompas.com.


PGP paling parah

Perumahan Pondok Gede Permai (PGP), Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi dilanda banjir pada Rabu (4/3/2025).

Seorang warga, Abay (28) mengatakan banjir tahun ini sedalam 3 meter ini bisa dibilang banjir paling parah di banding lima tahun sebelum-sebelumnya.

"Banjir di lokasi ini pernah di tahun 2000, lalu tahun 2007, 2012, 2016, 2017, 2020, dan 2025, paling dahsyat ya di tahun 2025 ini," kata Abay saat ditemui di lokasi, Selasa (4/3/2025).

Abay menjelaskan banjir tahun ini lebih parah dikarenakan intensitas hujan cukup lama dan lumayan deras.

"Banjir sekarang ini lebih besar soalnya Kantor BNPB juga kena, biasanya BNPB tidak kena," jelasnya.

11 RW di Jatiasih terendam banjir

Sejumlah wilayah di Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi terendam banjir pada Selasa (4/3/2025).

Camat Jatiasih, Ashari, mengatakan, banjir di wilayah Jatiasih tersebut disebabkan hujan deras disertai air kiriman dari wilayah Bogor, Jawa Barat.

Total ada 11 RW di Kecamatan Jatiasih yang terendam banjir, yakni di kawasan Pondok Gede Permai (PGP), Villa Jatirasa RW 11 dan RW 12, Pondok Mitra Lestari, serta Kemang IFI.

“Pertama di Pondok Gede Permai itu ada tiga sampai empat RW, kemudian di Villa Jatirasa RW 11 dan RW 12, lalu Pondok Mitra Lestari, serta Kemang IPI,” kata Ashari, Selasa (4/3/2025).

Ashari menjelaskan ketinggian banjir di setiap wilayah bervariasi.

Tercatat, kondisi banjir tertinggi terjadi di tiga lokasi dengan titik terendah di wilayah Kemang IPI, sedalam satu meter lebih.

Namun untuk PGP, Villa Jatirasa, dan Pondok Mitra Lestari (PML) rata-rata ketinggian air sudah diatas tiga meter.

Saat ini pihak Kecamatan Jatiasih tengah berupaya mengevakuasi warga yang terdampak banjir.

Evakuasi korban banjir diprioritaskan untuk anak-anak, ibu hamil, dan lansia.

"Untuk wilayah Jatirasa, kami sudah lakukan evakuasi terhadap satu keluarga yang terdiri dari ibu hamil dan anak-anak, serta beberapa lansia, mungkin lebih dari 10 orang sudah dievakuasi,” jelasnya.


Warga tak bisa beraktivitas

Akses jalan Cipendawa Baru Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi terputus imbas terendam banjir pada Selasa (4/3/2025).

Seorang warga, Krisdayadi (37), mengatakan akses jalan Cipendawa tersebut menghubungkan jalan dari Rawalumbu, Bojong Menteng menuju ke Pondok Gede, Jatiasih, Pekayon dan sebaliknya.

"Ya, akses jalan Cipendawa terputus karena tidak bisa dilalui dan memang berdekatan dengan Kali Bekasi, jadi arusnya sangat kencang dan sangat membahayakan para pengguna jalan," kata Krisdayadi di lokasi, Selasa (4/3/2025).

Krisdayadi menjelaskan akses jalan Cipendawa yang terputus karena terendam banjir ini mencapai lebih kurang satu kilometer (Km).

Sepanjang jalan yang terputus itu terendam banjir dengan ketinggian 60 sentimeter (Cm) hingga 120 Cm.

"Ketinggian paling dalam lebih kurang satu meter lebih ya karena sepinggang orang dewasa," ucapnya.

Krisdayadi menuturkan akses jalan terputus sudah terjadi sejak sekira pukul 03.00 WIB imbas luapan dari Kali Bekasi yang diketahui kiriman dari wilayah Kabupaten Bogor.

Tidak hanya itu, banjir juga disebabkan intensitas hujan tinggi di kawasan tersebut yang berlangsung lebih kurang enam jam.

Kemudian puncak kedalaman banjir di lokasi terjadi sekira pukul 03.30 WIB dan saat itu warga langsung bernisiatif mencari tempat dataran yang lebih tinggi.

"Banjir mulai tinggi dan diketahui oleh warga mulai sekira pukul 03.30 WIB dan warga bergegas bersiap-siap karena air sudah mulai naik ke permukiman," tuturnya.

AKSES JALAN TERPUTUS --- Akses jalan Cipendawa Baru Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi terputus imbas terendam banjir pada Selasa (4/3/2025).
AKSES JALAN TERPUTUS --- Akses jalan Cipendawa Baru Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi terputus imbas terendam banjir pada Selasa (4/3/2025). (TribunBekasi.com/Rendy Rutama Putra)
Krisdayadi mengungkapkan peristiwa serupa ini pernah terjadi lima tahun lalu, persisnya di tahun 2020 ketika sejumlah wilayah di Kota Bekasi terendam banjir.

Bahkan menurutnya tahun ini ketinggian banjir lebih tinggi jika dibandingkan tahun 2020.

"Yang kayak gini sudah lima tahun lalu, terakhir tahun 2020 kejadian seperti ini dan sekarang terbilang lebih parah karena sampai ke jalan-jalan," ucapnya.

Firman (28), warga lainnya, menegaskan imbas banjir, ia tidak dapat bekerja ke kantor karena akses jalan terputus.

Firman sempat terkejut karena baru pertama melihat akses jalan tertutup karena banjir.

Sebab pada tahun 2020 yang dinilainya banjir terparah tidak sampai serupa seperti sekarang ini. 

"Ini lebih parah, kalau di tahun 2020 itu masih bisa lewat, sekarang udah benar-benar enggak bisa lewat sama sekali," kata Firman dengan wajah lesu. 

(Sumber : Kompas.com/TribunBekasi.com)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunbekasi.com dengan judul Banjir Terjang Mega Bekasi Hypermall, Pengunjung Ketakutan: Naik, Naik! Semuanya Naik!,

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved