Selasa, 28 April 2026

KECELAKAAN DI PANGKALPINANG

Ibu Hamil Kecelakaan di Pangkalpinang, Mobil Ringseng setelah Adu Banteng dengan Truk

Kornologi kecelakaan mobil adu banteng dengan truk yang membuat ibu hamil terluka, pada Senin (3/3/2025).

Editor: Khistian Tauqid
Bangkapos.com/Adi Saputra
KECELAKAAN DI SELINDUNG - Anggota Satlantas Polresta Pangkalpinang, saat membersihkan bekas tabrakan di Jalan Raya Selindung, Kota Pangkalpinang, Senin (3/3/2025). 

TRIBUNBATAM.id - Kecelakaan melibatkan truk dengan mobil terjadi di Jalan Raya Selindung Baru, tepatnya di depan kantor Dinas Pertanian Kota Pangkalpinang, Senin (3/3/2025) sore.

Akibat kecelakaan tersebut seorang ibu hamil menjadi korban dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Sedangkan sopir truk bermuatan kosong mengalami syok setelah bertabrakan dengan mobil berjenis Suzuki Ertiga warna abu-abu.

Pedagang bernama Indra menjadi saksi kecelakaan yang terjadi di depan kantor Dinas Pertanian Kota Pangkalpinang itu.

Indra mengaku terkejut saat mendengar dentuman keras saat mobil bertabrakan dengan truk.

Sopir yang masih berada di dalam kendaraan sempat meminta tolong bantuan warga sekitar.

Kondisi Ertiga silver tersebut ringsek parah di bagian bemper depan karena adu banteng dengan truk.

"Kami lagi duduk disini ada bunyi benturan keras, kami kira ban pecah ternyata mobil ini (Ertiga) sudah menghantam dum truk dan buah kelapa dagangan saya dan kayaknya sopir mobil putih ini ngantuk," ungkap Indra, pedagang yang berada di TKP.

Menurut warga, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan melaju dari arah berlawanan.

Ertiga melaju dari arah Sungailiat menuju ke Pangkalpinang, sementara truk dari arah sebaliknya.

Begitu berada di depan Kantor Dinas Pertanian Pangkalpinang, terjadi tabrakan antar keduanya.

"Berlawanan arah kedua kendaraan itu, satu dari arah Sungailiat ke Pangkalpinang (Ertiga) dan satu dari arah Pangkalpinang ke Sungailiat," ujarnya.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Purworejo, Kepala Sekolah SD Tewas dan Ini Identitas Para Korban

Kata Indra, dalam kendaraan masing-masing hanya terdapat satu orang atau sopir saj.

Sopir kendaraan Ertiga dilarikan kerumah sakit, sementara sopir truk syok.

"Dalam Ertiga ada satu orang ibu-ibu lagi hamil, tadi sempat minta tolong saya ambilkan handponenya mungkin mau telepon keluarga atau suaminya, apalagi tadi kondisinya lagi hamil dan lecet bagian kaki langsung dibawa ke rumah sakit," kata Indra.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved