Sabtu, 6 Juni 2026

BERITA POPULER HARI INI

Daftar 7 Berita Populer Pilihan Hari Ini, Hakim Pengadilan Agama Batam Ditusuk OTK

Daftar 7 Berita Populer Pilihan Hari Ini, seorang hakim Pengadilan Agama Batam menceritakan detik-detik dirinya ditusuk orang tak dikenalnya

Tayang:
Editor: Mairi Nandarson
TRIBUNBATAM.id/SON
BERITA POPULER - Berita Populer Tribun Batam hari ini, Jumat (7/3/2025), kasus penusukan Hakim Pengadilan Agama Batam hingga pengungkapan kasus penipuan berkedok arisan di Natuna 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Seorang Hakim Pengadilan Agama di Batam mengalami penusukan oleh orang yang tak dikenal, Kamis (6/3/2025).

Kasus penusukan ini kini dalam penanganan pihak kepolisian dan korban menceritakan kejadian penusukan yang dialaminya.

Sementara di Natuna, polisi menangkap seorang wanita yang diduga melakukan penipuan berkedok arisan.

Dua kejadian itu adalah di antara berita populer pilihan Tribun Batam hari ini yang mungkin terlewatkan bagi Anda untuk membacanya, berikut informasinya:

Matanya Sembab, Hakim Gusnahari Ceritakan Detik-detik Penusukan Dirinya oleh OTK

HAKIM DITUSUK OTK - Hakim Pengadilan Agama Batam Gusnahari (kemeja kotak-kotak) ceritakan detik-detik penusukan yang dialaminya oleh OTK saat berada di Polresta Barelang, Kamis (6/3/2025)
HAKIM DITUSUK OTK - Hakim Pengadilan Agama Batam Gusnahari (kemeja kotak-kotak) ceritakan detik-detik penusukan yang dialaminya oleh OTK saat berada di Polresta Barelang, Kamis (6/3/2025)(tribunbatam.id/Eko Setiawan)

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kasus penusukan yang dialami oleh Hakim Pengadilan Agama Batam bernama Gusnahari kini ditangani oleh Satreskrim Polresta Barelang.

Gusnahari yang ditemui di Polresta Barelang, Kamis (6/3/2025) terlihat menangis. Matanya sembab dan memerah. 

Saat keluar ruangan penyidik, ia langsung memeluk anak lelakinya. Diketahui, sang anak baru saja tiba di Batam.

"Ini anak saya dari Pekanbaru, baru sampai di Batam," kata Gusnahari membuka cerita di hadapan sejumlah awak media, Kamis siang.

Baca juga: Gedung Pengadilan Batam Sempat Didatangi Sejumlah Pria Sebelum Hakim Gusnahari Ditikam OTK


Baca Selengkapnya

Sebelum Kasus Penusukan, Pengadilan Agama Batam Dapat Surat agar Hakim Gusnahari Ditukar

HAKIM DITUSUK OTK - Hakim Pengadilan Agama Batam Gusnahari ceritakan detik-detik penusukan yang dialaminya oleh OTK saat berada di Polresta Barelang, Kamis (6/3/2025). Gusnahari menyebut, PA Batam sempat dapat surat, agar dirinya diganti dengan hakim lain dalam sebuah perkara
HAKIM DITUSUK OTK - Hakim Pengadilan Agama Batam Gusnahari ceritakan detik-detik penusukan yang dialaminya oleh OTK saat berada di Polresta Barelang, Kamis (6/3/2025). Gusnahari menyebut, PA Batam sempat dapat surat, agar dirinya diganti dengan hakim lain dalam sebuah perkara(tribunbatam.id/Eko Setiawan)

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Hakim Pengadilan Agama di Batam yang dibacok orang tak dikenal (OTK), Kamis (6/3/2025) pagi, merupakan hakim senior dan enam bulan lagi masuk masa purna tugas.

Hakim tersebut bernama Gusnahari, ia baru dua tahun bertugas sebagai hakim di Pengadilan Agama Batam. 

Namun sekitar seminggu yang lalu, ada surat yang masuk ke kantornya.

Isi surat itu meminta agar pihak Pengadilan Agama Batam menukar Gusnahari dengan hakim lain dalam sebuah perkara.

Hal itu disampaikan Gusnahari kepada awak media usai diperiksa oleh penyidik Satreskrim Polresta Barelang.

"Sekitar satu minggu lalu ada surat masuk ke pengadilan. Surat itu berisikan untuk menukar saya sebagai hakim."

"Hal ini juga sudah saya ceritakan kepada penyidik tadi," sebut Gusnahari menjelaskan.

Baca juga: Matanya Sembab, Hakim Gusnahari Ceritakan Detik-detik Penusukan Dirinya oleh OTK


Baca Selengkapnya

Polisi Dapat Petunjuk Awal terkait Pelaku Penusukan Hakim Pengadilan Agama Batam

CARI PETUNJUK - Jajaran unit Reskrim Polresta Barelang dan Polsek Sekupang saat melakukan pengecekan beberapa CCTv di lokasi kejadian, Kamis (6/3/2025). Dalam kasus ini, polisi klaim sudah dapat petunjuk awal
CARI PETUNJUK - Jajaran unit Reskrim Polresta Barelang dan Polsek Sekupang saat melakukan pengecekan beberapa CCTv di lokasi kejadian, Kamis (6/3/2025). Dalam kasus ini, polisi klaim sudah dapat petunjuk awal(Ian Sitanggang)

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sikapi kasus Hakim Pengadilan Agama Batam Gusnahari ditusuk orang tidak dikenal, Kasat Reskrim Polresta Barelang turun langsung ke lapangan, mencari petunjuk untuk segera mengungkap pelaku di baliknya.

"Kita masih lidik ya, cari bukti dulu," kata Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Debby Andrestian, Kamis (6/3/2025).

Debby yang hadir di lokasi kejadian, melihat langsung anggotanya mencari barang bukti yang bisa mengarah kepada pelaku penusukan.

Kawasan rumah di gang Blok D, Blok E dan Blok G disisir oleh polisi untuk mencari sosok pelaku.

Baca juga: Sebelum Kasus Pembacokan, Pengadilan Agama Batam Dapat Surat agar Hakim Gusnahari Ditukar


Baca Selengkapnya

Aksi Wanita Tersangka Penipuan di Natuna Modus Arisan Bikin Korban Rugi Rp50 Juta

KASUS PENIPUAN DI NATUNA - Polres Natuna saat konferensi pers kasus penipuan modus arisan di Mapolres Natuna, Kamis (6/3/2025). Tampak tersangka penipuan modus arisan berinsial Es (28) dihadirkan dalam ungkap kasus tersebut.
KASUS PENIPUAN DI NATUNA - Polres Natuna saat konferensi pers kasus penipuan modus arisan di Mapolres Natuna, Kamis (6/3/2025). Tampak tersangka penipuan modus arisan berinsial Es (28) dihadirkan dalam ungkap kasus tersebut.(TribunBatam.id/Birri Fikrudin)

TRIBUNBATAM.id, NATUNA - Seorang wanita tersangka penipuan modus arisan di Natuna kini harus berurusan dengan hukum.

Wanita tersangka penipuan di Natuna modus arisan berinisial Es (28) itu ditangkap anggota Satreskrim Polres Natuna pada Selasa (4/2) setelah seorang korbannya berinisial N membuat laporan polisi.

N mengaku mengalami kerugian hingga Rp 50 juta akibat skema arisan itu.

Wakapolres Natuna, Kompol Paten Tarigan, SH,  menjelaskan, bahwa ES menjalankan modus penipuannya dengan menawarkan arisan melalui media sosial.  

Pelaku mengiming-imingi korban dengan keuntungan fantastis, seolah-olah arisan yang ditawarkan adalah sistem jual beli yang menguntungkan. 


Baca Selengkapnya

Kecelakaan Maut Tewaskan Pengendara di Oki Sumsel, Korban Masuk Kolong Truk Tronton

KECELAKAAN - Polisi Saat Melakukan Olah TKP. Kecelakaan Adu Kambing Motor vs Tronton di OKI, Pemuda Tewas Ditempat Usai Kendaraannya Masuk Kolong
KECELAKAAN - Polisi Saat Melakukan Olah TKP. Kecelakaan Adu Kambing Motor vs Tronton di OKI, Pemuda Tewas Ditempat Usai Kendaraannya Masuk Kolong(Polres OKI)

TRIBUNBATAM.id, KAYU AGUNG -- Kecelakaan maut menewaskan seorang pemuda di Oki, Palembang.

Korban diketahui adu kambing dengan truk tronton dan masuk ke dalam kolong mobil.

Nyawa Korban tidak bisa diselamatkan, korban dinyatakan tewas di tempat.

Peristiwa naas dialami oleh pengendara motor Yamaha V-ixion plat BG 6521 KAR yang menabrak mobil Hino Tronton Box plat BE 8653 OU.

Dimana motor yang dikendarai oleh Ahmad Aulan Nahwa (19) tiba-tiba oleng dan masuk kolong truk yang tengah melaju di jalan lintas timur (Jalintim) tepatnya di Desa Tugu Jaya, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumsel.


Baca Selengkapnya

Cekcok di KTV Majestic Tanjungpinang Gegara Tak Sengaja Injak Kaki Berujung Laporan Polisi

POLRESTA TANJUNGPINANG - Kasatreskrim Polresta Tanjungpinang, AKP Agung Tri Poerbowo saat ditemui di Polresta Tanjungpinang, Kamis (6/3/2025). Polisi menyelidiki terkait keributan di KTV Majestic Tanjungpinang setelah menerima laporan polisi.
POLRESTA TANJUNGPINANG - Kasatreskrim Polresta Tanjungpinang, AKP Agung Tri Poerbowo saat ditemui di Polresta Tanjungpinang, Kamis (6/3/2025). Polisi menyelidiki terkait keributan di KTV Majestic Tanjungpinang setelah menerima laporan polisi.(TribunBatam.id/Yuki Vegoeista)

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Keributan antara dua pelanggan di KTV Majestic, Tanjungpinang berakhir dengan laporan polisi setelah salah satu pihak tidak sengaja menginjak kaki pelanggan lain.

Menariknya, kedua orang yang terlibat dalam insiden ini sama-sama bernama Hartono.

Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Hamam Wahyudi melalui Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang, AKP Agung Tri Poerbowo, menjelaskan bahwa kejadian ini bermula dari ketidaksengajaan, di mana salah satu pelanggan menginjak kaki pelanggan lainnya. 

Meski sudah ada permintaan maaf, situasi justru memanas hingga terjadi adu mulut.

"Ada upaya untuk saling memaafkan saat itu, tapi keributan tetap tak terhindarkan," ujar AKP Agung, Kamis (6/3/2025).

Baca Selengkapnya

Polisi Beberkan Motif Satpam Bunuh Driver Ojol di Jakarta, Padahal Mereka Saling Kenal

DRIVER OJOL DIBUNUH - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Kamis (6/3/2025), menunjukkan foto HJ (43) pelaku pembunuhan terhadap pengemudi ojol MAW (39) yang ditemukan tewas di dalam rumahnya di Jalan Nusa Penida 3, RT 005 RW 010, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (3/3/2025). HJ ditangkap oleh tim gabungan dari Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota dan Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
DRIVER OJOL DIBUNUH - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Kamis (6/3/2025), menunjukkan foto HJ (43) pelaku pembunuhan terhadap pengemudi ojol MAW (39) yang ditemukan tewas di dalam rumahnya di Jalan Nusa Penida 3, RT 005 RW 010, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (3/3/2025). HJ ditangkap oleh tim gabungan dari Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota dan Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.(Wartakotalive/Ramadhan L Q)

TRIBUNBATAM.ID, JAKARTA  - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengungkapkan motif kasus pembunuhan yang dilami oleh pengemudi ojek online di Jakarta berinisial MAW (39).

Korban tewas setelah dianiaya hingga tewas oleh temannya yang sudah lama dia kenal.

Menurut Ade Ary bahwa kejadian ini bermula saat pelaku HJ menghubungi MAW pada Senin (17/2/2025) untuk meminta izin menginap di rumah korban selama beberapa hari. 

Seorang pria pengemudi ojek online (ojol) berinisial MAW (39) menjadi korban pembunuhan di rumahnya di  kawasan Nusa Penida 3, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Pelaku yang tega menghabisi nyawa MAW adalah teman SD korban sendiri yakni pria inisial HJ (43).

Baca Selengkapnya

[ tribunbatam.id ]

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved