Kepala BP Batam Amsakar Achmad Akan Evaluasi Kontrak PT Moya, Singgung Layanan ke Warga
Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad segera menata ulang sistem pelayanan air guna memastikan kebutuhan masyarakat.
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Persoalan distribusi air bersih di Batam masih menjadi masalah yang terus berulang.
Wali kota Batam sekaligus Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad mengatakan segera menata ulang sistem pelayanan air guna memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi secara optimal.
Salah satu langkah utama yang akan diambil adalah mengevaluasi Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BP Batam dan PT Moya sebagai operator distribusi air.
Evaluasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memperbaiki hambatan yang menyebabkan gangguan pelayanan.
"Mungkin akan kami benahi, kontrak kerja PKs antara BP Batam dengan PT Moya, supaya pelayanan airnya ini baik. Kira-kira apa yang harus kami benahi, semua kontrak kerja akan kami tinjau," ujar Amsakar Achmad.
Baca juga: Gebrakan Walikota Batam Amsakar Achmad Atasi Sampah, Siapkan Uang Tunai Buat Warga
Masalah distribusi air bersih di Batam semakin menjadi perhatian sejak peralihan pengelolaan dari PT ATB ke PT Moya.
Sejumlah wilayah masih mengalami gangguan suplai air akibat tekanan yang tidak mencukupi, terutama di daerah dengan elevasi tinggi.
Selain membenahi distribusi air, Amsakar Achmad juga menyoroti persoalan banjir yang kerap terjadi di Batam.
Ia menyatakan bahwa perbaikan sistem drainase akan segera dilakukan sebagai langkah penanggulangan.
"Drainase juga harus mulai kami bereskan untuk menyelesaikan persoalan banjir," kata dia.
Baca juga: Mati Air di Batam Makin Parah, Warga Sei Binti Sagulung: Baru Menyala Dini Hari
Ia berharap upaya ini dapat memberikan solusi nyata bagi masyarakat.
"Mudah-mudahan yang kita kerjakan nanti betul-betul menjawab permasalahan warga," tambahnya.
Politisi 56 tahun ini belum merinci kapan evaluasi kontrak dan perbaikan drainase akan dimulai.
Namun, ia memastikan kedua hal ini akan menjadi prioritas utama pemerintahannya ke depan. (TribunBatam.id/Ucik Suwaibah)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News
| Tekan Angka Kecelakaan Konstruksi, Pengurus AK3L Kepri Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan |
|
|---|
| Komisi I DPRD Batam Tunggu Arahan Ketua Soal Permohonan RDP Warga Kampung Belian |
|
|---|
| Mondar-mandir di Perumahan Laguna Batam Dini Hari, Seorang Pria Diamankan Polisi |
|
|---|
| Jadwal Kapal Pelni KM Bukit Raya Rute Letung - Surabaya, Bulan Juni 2026 Ada Diskon 30 Persen |
|
|---|
| Pelaku Penikaman di Batam Diciduk Saat Buat Laporan Polisi, Korban Alami Tujuh Luka Tusuk |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Buntut-mati-air-di-Batam-Center.jpg)