Jumat, 12 Juni 2026

Jalan Aviari Batuaji Lumpuh Banjir

VIDEO - Jalan dari Aviari Menuju Rumah Sakit Aini Lumpuh Total, Pertama Terjadi Sejak Puluhan Tahun

Banjir setinggi 50 cm melumpuhkan jalan utama Aviari-Batuaji. Warga terpaksa mencari jalur alternatif. Ini pertama kali terjadi dalam 30 tahun.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Sugie Armei
Ian Sitanggang
JALAN LUMPUH - Kurang lebih sepanjang 200 meter jalan dari Aviari Menuju rumah sakit mutiara Aini Lumpuh total tepatnya di depan perumahan permata puri, Kamis (20/3/2025) 

TRIBUNBATAM.id - Jalan utama dari Aviari Menuju rumah Sakit Mutiara Aini Batuaji Lumpuh total. Jalan terendam setinggi 50 Centimeter. Warga sekitar seputaran pertama sejak 30 tahun terakhir.

Selama ini jalan dari Aviari Menuju Rumah Sakit Mutiara Aini belum pernah banjir, bahkan tergenang. Namun saat ini jalan tersebut banjir dan tidak bisa dilalui kendaraan.

Pantauan Tribun Batam.id dilapangan jalan di depan perumahan permata puri tersebut sepanjang 200 meter lebih terendam banjir limpahan dari perumahan Kodim.

Jalan tersebut merupakan akses utama yang digunakan warga di kelurahan Buliang Kecamatan Batuaji, baik dari muka kuning ke Aviari dan begitu juga sebaliknya.

Akibatnya warga harus mencari jalan alternatif dengan menggunakan jalan di depan kantor Camat Batuaji menuju Aviari yang jaraknya menjadi dua kali lipat.

Banjir yang melumpuhkan jalan di depan permata puri tersebut juga membuat aktifitas usaha dan bisnis di Ruko Puri Niaga yang berhadap dengan jalan tersebut lumpuh total.

Bahkan parahnya air juga sudah hampir masuk ke dalam ruko, akibatnya para pengusaha yang ada di ruko puri niaga terpaksa menutup usaha mereka.

Sarmian salah satu warga permata Puri mengaku dirinya sudah tinggal di Kota Batam selama 30 tahun dan berdomisili di perumahan permata puri sudah hampir 20 tahun.

Jalan di depan rumah mereka belum pernah banjir apalagi sampai lumpuh total karena banjir cukup tinggi.

"Ini baru pertama kali banjir, selama ini tidak pernah, bahkan awal tahun 2025 lalu hujan selama lebih dari satu Minggu tidak separah ini," kata Sarmian.

Sarmian mengatakan hujan yang turun dua hari terakhir cukup deras membuat jalan di depan perumahan dirinya tinggal lumpuh total.

"Ini hujan ya benar-benar parah, dua hari hujan ya deras terus, tidak ada gerimisya, makanya jalannya sampai lumpuh," kata Sarmian.

Suarto warga lainnya juga mengaku baru pertama kali merasakan banjir di tempat mereka.

"Selama ini daerah kita ini tidak pernah banjir, baru kali ini," kata Suarto.

Suarto mengatakan sejak saluran drainase pembuangan air dari Daerah perumahan Kodim diarahkan ke perumahan Pemda air sering meluap.

"Harapan kita darinase yang dibangun itu ditinjau kembali, karena membuat warga kebanjiran," kata Suarto.(Ian)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved