Tausiah Ramadan
Tausiah Ramadan: Al- Qur'an Pedoman Hidup
Hati-hati dalam satu kaidah yang dimunculkan oleh Mu'tazilah mengatakan apa yang dianggap akal itu baik, maka itu baik.
Penulis: Yeni Hartati | Editor: Thomas Tonek Thomlimah Limahekin
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batam menyajikan Program Tausiah Bulan Suci Ramadan 2025.
Program Tausiah Episode Ke-19 kali ini bertema Al- Qur'an Pedoman Hidup dengan pembawa tausiah Ustaz Muhammad Juni Beddu, Lc MA.
Demikian isi tausiah Ustadz Muhammad Juni Beddu, Lc. MA"
"Hati-hati dalam satu kaidah yang dimunculkan oleh Mu'tazilah mengatakan apa yang dianggap akal itu baik, maka itu baik.
Akan tetapi apa yang dianggap akal itu buruk, maka itu buruk. Hati-hati dengan konteks ungkapan orang mu'tazilah yang mengatakan seperti itu, yang notabene mengedepankan apa yang disebut dengan akal daripada Al-Qur'an.
Kita Ahlusunnah Wal Jamaah harus mengedepankan Al-Qur'an daripada akal, karena andaikan akal yang mau dijadikan patokan pasti kita selalu berbeda pendapat.
Saya mengatakan itu baik, belum tentu anda mengatakan itu baik. Anda mengatakan itu baik, belum tentu yang lain mengatakan baik.
Tetapi ketika kembali ke Al-Qur'an, maka Al-Qur'an menjadi pedoman hidup sebagai petunjuk manusia bahwa Al-Qur'an sebagai of life sebagai undang-undang tertinggi yang harus diikuti.
Apabila Al-Qur'an memerintahkan maka wajib kita ikuti dan apabila Al-Qur'an melarang maka wajib kita tinggalkan". (TRIBUNBATAM.id/Yeni Hartati)
Baca berita Tribunbatam.id lainnya di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Ustadz-Muhammad-Juni-Beddu-Lc-MA.jpg)