Wildan Uang Baru

Rama Wildan, Pria Asal Pasuruan Terkenal Berkat Viral Uang Baru Rp 2 Miliar

Rama Wildan menjadi pembicaraan usai mempertontonkan uang baru Rp 2 miliar, ternyata sudah usaha lima tahun

|
kolase TikTok @rama.wildan
PAMER UANG BARU: Tangkapan layar sosok pria di Pasuruan bernama Wildan Firmansyah yang viral pamer uang baru Rp2 miliar untuk THR Lebaran 2025, disadur pada Senin (24/3/2025). Wildan sesumbar mengaku punya banyak bisnis mentereng dan memiliki anak buah di beberapa kota. 

TRIBUNBATAM.id - Rama Wildan menjadi pembicaraan usai mempertontonkan uang baru Rp 2 miliar.

Pria asal Pasuruan, Jawa Timur itu memiliki uang baru hingga Rp 2 miliar, mulai dari nominal Rp 1 ribu hingga Rp 20 ribu.

Namanya melambung tatkala banyak orang sulit mendapatkan uang baru, Rama Wildan malah pamer uang baru Rp 2 miliar.

Lokasi penukaran tersebut berada di depan Hotel Adam, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Rama Wildan bahkan membuka kios di beberapa titik lokasi untuk warga yang ingin menukarkan uang baru.

"Alamatnya depan Hotel Adam, Bangil ya. Sampingnya POM Sidowayah. Yuk merapat bosku," ujarnya dalam video tersebut.

Unggahan itu langsung menuai kritik dari warganet yang mempertanyakan bagaimana ia bisa mendapatkan uang dalam jumlah besar.

Gara-gara viral, tidak sedikit netizen yang curiga mengenai asal uang baru yang dimiliki Rama Wildan.

Sementara itu, Rama Wildan sudah menonaktifkan kolom komentar TikToknya sejak namanya viral.

Dirinya sudah sadar bahwa kini banyak netizen yang menyoroti usaha tukar uang baru miliknya tersebut.

Menanggapi kritik tersebut, Wildan akhirnya angkat bicara.

Baca juga: Terungkap Asal Usul Uang Baru Rp2 Miliar Milik Wildan, BI Buka Suara

Dalam video lain, ua menjelaskan bahwa usaha jasa penukaran uang baru sudah dijalaninya sejak lama.

"Saya sudah usaha ini lebih dari lima tahun. Setiap tahun ya begini ceritanya," katanya, melansir dari BangkaPos.

Menurut pengakuannya, ia mendapatkan uang baru bukan dari orang dalam bank. Melainkan membelinya dari berbagai sumber, termasuk online dan kontak di Surabaya.

"Uang baru itu kita kulakan ke seseorang, bukan ke orang bank. Ada yang nawarin barang di Surabaya atau online, kita ambil," jelasnya.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved