Jumat, 8 Mei 2026

IDUL FITRI 2025

Arus Balik Mudik Lebaran di Tanjung Uban Meningkat, Banyak yang Nekat Datang Tanpa Tiket

Berbagai alasan pun mereka utarakan. Mulai dari pemesanan tiket gagal hingga pembelian tiket sudah ditutup di aplikasi Ferizi. 

Tayang:
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Mairi Nandarson
TRIBUNBATAM.id/RONNYE LODO LALENG
ARUS BALIK  - Situasi arus balik penumpang dan kendaraan di Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Kabupaten Bintan, KepulauanRiau (Kepri) terpantau ramai, Jumat (4/4/2025). 

Laporan Wartawan TribunBatam.id, Ronnye Lodo Laleng 

TRIBUN BATAM.id, BINTAN - Lonjakan arus balik mudik lebaran Idul Fitri 1446 H/2025 mulai terlihat di pelabuhan ASDP Tanjunguban, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (4/4/2025).

Selain banyaknya kendaraan yang hendak menyeberang ke Batam, ternyata masih ditemukan calon penumpang yang nekat datang ke pelabuhan tanpa memiliki tiket kapal.

Berbagai alasan mereka utarakan, mulai dari pemesanan tiket gagal hingga pembelian tiket sudah ditutup di aplikasi Ferizi.

"Saya sengaja datang langsung ke pelabuhan ini karena pembelian tiket selalu gagal. Tak tahu apa kendalanya," kata calon penumpang, Simon.

Dia mengaku baru kali ini mendapat gangguan saat beli tiket online. 

Selama ini Dia sering bolak balik Batam ke Bintan aman-aman saja.

"Barang kali karena banyak pengguna saat liburan Lebaran ini," ucap Simon. 

Baca juga: Puncak Arus Balik Mudik di Hang Nadim Batam Diperkirakan 6 April, Extra Flight Capai 22 Kali Sehari

Penanggungjawab Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Sukma Nugraha mengatakan, sejauh ini pembelian tiket tetap dilakukan secara online. 

Kendati demikian, masih ditemukan masyarakat yang datang ke pelabuhan tanpa memiliki tiket penyeberangan. 

Menurut Sukma, masyarakat sadar bahwa tiket sudah dijual secara online tapi mereka masih mencoba keberuntungan dengan datang ke pelabuhan untuk membeli tiket secara manual.

"Warga mau coba-coba, gambling-lah datang ke pelabuhan untuk membeli tiket manual, padahal kami sudah mengumumkan tidak ada tiket manual," ujar Sukma.

Justru kedatangan masyarakat pada sore hingga malam hari menyebabkan penumpukan kendaraan di pelabuhan. 

Sehingga muncullah kemacetan atau antrean kendaraan dari pintu gerbang hingga ke jalan raya.

Untuk mengantisipasinya, pihak ASDP menambah satu kapal yakni KMP Teluk Singkil pada hari ini.

Baca juga: Arus Balik Mudik Lebaran di Natuna Kepri, Ratusan Penumpang Turun dari KMP Bahtera Nusantara 01

Sehingga total ada 4 kapal yang dioperasikan pada Jumat (4/4/2025) yakni KMP Tekuk Singkil, KMP Niaga Ferry, KMP Tanjung Burang, dan KMP Barau.

Sukma menyampaikan, lonjakan arus balik kendaraan di Pelabuhan ASDP Tanjunguban sudah terjadi. 

Lonjakan mulai terasa sejak Rabu (2/4/2025) diperkirakan akan terus berlanjut hingga Sabtu (5/4/2025) besok.

Pada Rabu (2/4/2025), ASDP melayani penyeberangan kendaraan dan penumpang dari Tanjunguban menuju Batam hingga Kamis (3/4/2025) sekitar pukul 02.00 dini hari. 

Tercatat sekitar 700 unit sepeda motor dan 300 unit mobil menyeberang pada Rabu (2/4/2025) atau meningkat sekitar 15 persen dibandingkan hari biasa. 

Sukma memprediksi bahwa arus balik kendaraan pada Kamis (3/4/2025) akan berlanjut hingga Jumat (4/4/2025) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.

Sukma mengimbau masyarakat untuk memprioritaskan keselamatan dan kesehatan serta tidak memaksakan diri untuk menyeberang jika kondisi tubuh tidak memungkinkan.

Dia mengingatkan masyarakat yang tidak mendapatkan kuota untuk tidak datang ke pelabuhan karena tiket hanya dijual secara online.

"Jangan memaksakan diri datang ke pelabuhan, karena bisa terlantar."

"Tunggu ada tiket baru ikut antrean di PelabuhanASDPTanjunguban," ajak Sukma. (ron).

( tribunbatam.id/ronnyelodolaleng )

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved