Sabtu, 11 April 2026

ARUS BALIK LEBARAN

Arus Balik Lebaran di Tanjungpinang, KSOP: Lonjakan Penumpang Masih Terkendali

Menghadapi lonjakan arus mudik dan balik Lebaran, pihak KSOP Tanjungpinang telah menambah armada kapal, khususnya untuk rute Batam-Tanjungpinang

Penulis: Yuki Vegoeista | Editor: Dewi Haryati
TribunBatam.id/Yuki Vegoeista
ARUS BALIK LEBARAN - Kepala Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan Kelas II Tanjungpinang, Dwi Yanto saat ditemui di kantornya. Dwi Yanto sebut lonjakan penumpang di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) masih dalam kondisi terkendali saat arus balik lebaran 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Tanjungpinang, Dwi Yanto, menyatakan lonjakan penumpang di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) masih dalam kondisi terkendali, meskipun sempat mengalami peningkatan pasca-Lebaran.

"Mulai H+1 Lebaran sudah ada kenaikan jumlah penumpang, H+2 juga meningkat. Namun, dalam beberapa hari terakhir sudah kembali turun. Kemungkinan besar, pada akhir pekan nanti, jumlah penumpang kembali meningkat, tetapi diharapkan kenaikannya tidak terlalu signifikan," ujar Dwi Yanto, Sabtu (5/4/2025).

Ia menjelaskan, jumlah penumpang yang keluar dan masuk ke Tanjungpinang setiap harinya relatif seimbang.

Misalnya, pada hari tertentu tercatat 5.000 penumpang masuk dan jumlah yang keluar juga sekitar 5.000. 

Baca juga: Pergerakan Penumpang di Bandara RHF Tanjungpinang Turun 8 Persen di Masa Angkutan Lebaran

Begitu juga dengan angka 6.000 penumpang yang masuk dan keluar pada hari lain. Saat akhir pekan, biasanya ada sekitar 2.000 hingga 3.000 penumpang yang datang dan pergi.

Peningkatan signifikan sempat terjadi pada Rabu lalu. Jumlah penumpang mencapai sekitar 6.700 orang. Namun, angka penumpang yang masuk tetap hampir sebanding dengan yang keluar, sehingga arus tetap terkendali.

Dalam menghadapi lonjakan arus mudik dan arus balik Lebaran, pihak KSOP telah menambah armada kapal, khususnya untuk rute Batam-Tanjungpinang dengan kapasitas 500 penumpang per kapal. 

Jumlah perjalanan pun meningkat, dari biasanya hanya 14 trip menjadi 30 trip per hari.

"Operator kapal yang mengatur jadwal penambahan kapal ini, sedangkan kami hanya mengatur pola penumpang di terminal," jelasnya.

Untuk layanan antar pulau, situasi saat ini sudah stabil dengan adanya tambahan kapal ke Dabo yang membantu mengurangi kepadatan sebelumnya.

Selain peningkatan penumpang domestik, rute internasional juga mengalami kenaikan jumlah pelancong. 

Biasanya hanya sekitar 200-300 penumpang per hari, tetapi selama arus mudik Lebaran, jumlahnya meningkat hingga 700 penumpang. 

Salah satu penyebabnya karena kegiatan keagamaan di Dabo yang mendorong lebih banyak orang bepergian.

Baca juga: Arus Balik Lebaran, Penumpang Pelabuhan SBP Tanjungpinang Pilih Pulang Lebih Awal

Terkait fasilitas pelabuhan, KSOP telah melakukan evaluasi sejak libur Natal dan Tahun Baru lalu. 

Berbagai perbaikan telah dilakukan oleh Pelindo, termasuk pada terminal penumpang, sistem tiket, serta akses keluar-masuk area pelabuhan.

"Alhamdulillah, semua berjalan lancar berkat kerja sama yang baik dari berbagai pihak, baik operator kapal, pengelola terminal, hingga pihak terkait lainnya. Harapan kami, hingga akhir arus balik Lebaran ini, semua tetap kondusif dan penumpang bisa terlayani dengan baik," tutup Dwi Yanto.

(TribunBatam.id/Yuki Vegoeista)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved