Jelang Idul Adha, Pedagang Hewan Kurban Mulai Datangkan Sapi dan Kambing ke Ibu Kota Kepri
Pemilik kandang sapi di Tanjungpinang, Fery sebut, saat ini kandangnya telah diisi 20 ekor sapi dan 30 kambing yang siap dipasarkan jelang Idul Adha
Penulis: Yuki Vegoeista | Editor: Dewi Haryati
TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Mendekati perayaan Idul Adha 2025, para pedagang hewan kurban di Kota Tanjungpinang, Kepri, mulai mempersiapkan stok sapi dan kambing untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Salah satu pemilik kandang sapi, Fery, mengungkapkan saat ini kandangnya telah diisi 20 ekor sapi dan 30 kambing yang siap dipasarkan.
“Sebagian dari sapi dan kambing ini sudah ada yang terjual,” ungkap Fery saat dijumpai di kandangnya, Selasa (294/2025).
Ia mengatakan, sapi yang tersedia di kandangnya terdiri dari dua jenis, yakni sapi lokal yang berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sapi jenis Si Mental yang dikirim dari Lampung.
Baca juga: DKPP Bintan Pastikan Stok Hewan Kurban di Bintan Cukup Jelang Idul Adha 1446 Hijriah
Stok yang ada saat ini baru tahap awal, dan menyusul tambahan 100 ekor lagi pada gelombang berikutnya.
“Masih akan datang lagi sekitar 100 ekor,” katanya.
Untuk harga, sapi-sapi tersebut dibanderol mulai dari Rp21 juta hingga Rp30 juta, tergantung pada ukuran dan jenisnya.
Sementara itu, kambing ditawarkan dengan harga antara Rp3 juta sampai Rp5 juta. Fery mengaku bersyukur karena harga tahun ini masih stabil.
“Syukurlah, sampai saat ini belum ada kenaikan harga. Semoga penjualannya tahun ini lancar,” harapnya.
Ia menambahkan, tahun lalu dirinya berhasil menjual 50 ekor sapi dan 100 kambing.
"Harapannya, jumlah penjualan tahun ini bisa menyamai atau bahkan melampaui pencapaian sebelumnya," pungkasnya. (TribunBatam.id/Yuki Vegoeista)
| Tahanan Kasus Pencurian Kabur dari Polsek Tanjungpinang Kota, Foto Pelaku Viral di Medsos |
|
|---|
| Info Cuaca BMKG Untuk Wilayah Kepri Sabtu 13 Juni 2026, Sejumlah Daerah Masih Berpotensi Hujan |
|
|---|
| J&T Viral di Medsos, Penanggungjawab Tanjungpinang Bantah Tuduhan Kirim Barang Ilegal |
|
|---|
| Maling HP iPhone 15 di Tanjungpinang Tak Berkutik Ditangkap Polisi di Rumah Dini Hari |
|
|---|
| Harga Pertamax Naik Jadi Rp17 Ribu per Liter, Warga Tanjungpinang Beralih ke Pertalite |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Sapi-kurban-lagi-makan-Yuki-1.jpg)