Senin, 1 Juni 2026

Dianggap Memusuhi Ormas, Hercules Sindir Dedi Mulyadi: Anda Jadi Gubernur karena Prabowo & Gerindra

Sebab, Dedi mampu menjadi orang nomor satu se-Jawa Barat tersebut karena ormas yang mendukung Presiden Prabowo Subianto. 

Tayang:
Editor: agus tri
Youtube Cumicumi/TikTok Dedi Mulyadi
POLEMIK HERCULES DAN DEDI MULYADI - Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules, merasa gerah dengan ulah Dedi Mulyadi yang memusuhi ormas-ormas di Jabar. 

Terlalu berlebihan

Menurut Hercules, sikap Dedi Mulyadi terlalu berlebihan memusuhi ormas-ormas di Jawa Barat.

Mantan raja preman tersebut melanjutkan ada peran besar ormas di balik terpilihnya Dedi Mulyadi sebagai Gubernur Jawa Barat.

"Terlalu berlebihan KDM, dia jadi gubernur juga kita dukung habis-habisan, karena anggota saya sudah hampir 500 ribu orang di Jawa Barat, semua dukung (Dedi jadi Gubernur)," ujar Hercules.

Hercules juga yang membantu mengerahkan kiai hingga ulama untuk mendukung Dedi Mulyadi sebagai gubernur. 

"Saya baru saja diangkat jadi panglima beberapa ribu pondok (pesantren) di Jawa Barat. Jadi, jangan terlalu berlebihan lah," lanjutnya. 

Ia mengingatkan mantan Bupati Purwakarta tersebut agar tidak memusuhi ormas. 

Pasalnya, ormas itu organisasi yang lahir dari masyarakat. 

"Ormas itu bukan musuh. Bukan musuhnya pemerintah, bukan musuhnya gubernur, ormas itu berangkat dari masyarakat menjadi organisasi, jadi organisasi masyarakat. Anda jadi gubernur didukung oleh kita-kita semua," jelasnya.

Respons Dedi terkait premanisme

Sebelumnya, Kabid Komunikasi Publik DPP GRIB Jaya, Razman Nasution, memperingatkan Dedi Mulyadi untuk tidak mengusik organisasinya.

Razman mengultimatum Gubernur Jabar agar tidak menstigma negatif ormas Grib Jaya yang bisa memancing gesekan sosial.

Menanggapi ultimatum tersebut, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menjawab santai karena fokus utamanya saat ini adalah bekerja untuk memastikan iklim investasi di Jabar berjalan kondusif.

"Oh itu, biasalah. Kita ini pemerintah menjalankan tugas untuk menjaga investasi berjalan dengan baik," kata Dedi di Gedung Pusdai, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (28/4/2025).

Dedi mengatakan, segala bentuk ancaman tidak akan mengubah caranya bekerja membereskan persoalan yang terjadi di Jabar.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved