Rabu, 20 Mei 2026

SPBU KABIL BATAM VIRAL

Buntut Video Viral, 13 Karyawan SPBU Kabil Batam Dirumahkan, Satu Ditahan Polisi

Dampak video viral pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite di SPBU Kabil Batam, sejumlah karyawan dirumahkan, satu lagi ditahan polisi

Tayang:
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Dewi Haryati
Ian Sitanggang
DISEGEL - Potret pompa BBM di SPBU Kabil Batam disegel oleh Ditreskrimsus Polda Kepri setelah video viral pengisian Pertalite pakai jeriken, Senin (5/5/2025) 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pasca viral video pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 14.294.716 di Jalan Patimura, Kabil, Batam, 13 karyawan dirumahkan dan satu orang ditahan polisi.

Saat ini SPBU Kabil tetap melayani masyarakat yang ingin mengisi BBM. Hanya saja BBM yang tersedia di SPBU tersebut hanya Dexlite, Pertamax dan solar.

Ditemui di lokasi, Foreman SPBU yang ditugaskan sementara di SPBU Kabil Batam, Wiryus, mengatakan saat ini seluruh karyawan yang sebelumnya bekerja di SPBU tersebut dirumahkan.

"Setahu saya semua dirumahkan dan satu orang ditahan polisi, kayaknya di Polda Kepri," kata Wiryus, Senin (5/5/2025).

Baca juga: Polda Kepri Tetapkan Satu Petugas SPBU Kabil Batam Jadi Tersangka Dugaan Penyelewengan BBM

Wiryus mengatakan, dirinya bersama petugas yang bekerja saat ini merupakan karyawan dari Bandara dan sebagian dari SPBU Seraya.

"Jadi kami ini karyawan copotan dari tempat lain untuk menggantikan kawan-kawan yang dulunya kerja di sini," kata Wiryus.

Ia mengaku tidak mengetahui persis kejadian di SPBU Kabil Batam yang viral di media sosial.

"Kalau kita ditanya kita tidak tahu, karena kita bukan pekerja di sini, tapi SPBU lain, yang bosnya sama," kata Wiryus.

Potret SPBU 14.294.716 di Jalan Patimura, Kabil, Kota Batam, Senin (29/4/2025)
Potret SPBU 14.294.716 di Jalan Patimura, Kabil, Kota Batam, Senin (29/4/2025) (Ucik Suwaibah/Tribun Batam)


Ia menduga, 13 karyawan itu dirumahkan karena masih terkait pemeriksaan di Polda Kepri.

"Mungkin mereka masih dipanggil, makanya mereka dibebastugaskan," kata Wiryus.

Sementara untuk penyegelan pompa atau nozele yang dilakukan Polda Kepri pada Kamis (1/5/2025), dilakukan setelah video viral.

"Itu disegel setelah video viral, besoknya langsung disegel," ujarnya.

Baca juga: Viral di Batam Isi Pertalite di SPBU Kabil, Ditreskrimsus Polda Kepri Jadikan Atensi

Setelah pompa disegel, seluruh karyawan baik dari shift pertama sampai shift tiga dirumahkan.

"Sebelumnya ada tiga shift di sini, dan jumlah karyawannya 14 orang. Jadi semua mereka dirumahkan," kata Wiryus.

Ia mengaku tak tahu menahu kebijakan apa yang dilakukan pimpinan pasca kejadian itu.

"Ya itu urusan pimpinanlah. Mereka yang memiliki kebijakan. Kalau kita inikan hanya pekerja dan terima gaji," ujarnya. (Tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved