PENEMUAN MAYAT DALAM MOBIL

Cerita Utuh Kematian Rasman di Batam, Korban Tewas Lukai Diri Sendiri dalam Mobil

Dari serangkaian penyelidikan yang dilakukan, polisi menyimpulkan kematian Rasman, pria tewas dengan luka gorok dalam mobil di Batam karena bunuh diri

Editor: Dewi Haryati
Dok. Polsek Batam Kota untuk Tribun Batam
MAYAT DALAM MOBIL - Penemuan mayat pria dalam mobil di dekat Kawasan Industri Puri 2000 di Batam, Kamis (1/5/2025) malam. Polisi ungkap kematian Rasman karena bunuh diri 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Misteri kematian Rasman (54), pria tewas dengan luka gorok di leher dalam mobil di Batam, akhirnya terungkap.

Dari serangkaian penyelidikan yang dilakukan, saksi, didukung bukti-bukti yang ada, polisi menyimpulkan kematian Rasman karena bunuh diri.

Rasman sebelumnya ditemukan tak bernyawa dalam mobilnya BP 1282 BZ yang terparkir di kawasan Puri Industrial Park 2000, Batam, Kamis (1/5/2025) malam.

Polisi menemukan pisau lipat di atas tubuh korban yang saat itu berada di posisi kursi pengemudi.

Baca juga: Ungkap Fakta Kematian Rasman, Tim DVI Kerahkan Alat Khusus Deteksi Sidik Jari di Mobil Korban 

Kejadian ini buat geger warga setempat.

Polisi pun melakukan penyelidikan mendalam terkait kematian Rasman, apakah korban tewas dibunuh atau bunuh diri?

Dua kemungkinan ini muncul, sebab dari riwayat sebelumnya, korban pernah dua kali melakukan percobaan bunuh diri.

Korban diduga memiliki riwayat gangguan mental.

Dari keterangan keluarganya kepada polisi, Rasman pernah dua kali melakukan percobaan bunuh diri.

"Dari informasi sementara, korban diketahui pernah melakukan percobaan bunuh diri pada Agustus dan September 2024 lalu," ujar Kapolsek Batam Kota, Kompol Anak Agung, Jumat (2/5/2025).

Ia melanjutkan, korban diketahui menderita depresi berat berdasarkan keterangan keluarga dan riwayat medisnya.

"Keluarga korban telah mengetahui kejadian tersebut dan menyatakan korban memiliki riwayat sakit mental," tambahnya.

Meski begitu hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian korban.

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan lain, proses masih berjalan," ujar Agung.

Komunikasi Terakhir

Salah satu keluarga korban (kakak) bernama Yohana, mengungkapkan aktivitas terakhir korban, sebelum ditemukan tewas mengenaskan, dengan luka gorok di leher dalam mobilnya, Kamis (1/5/2025) malam.

Ia menyebutkan, di hari itu Rasman meninggalkan rumah sekitar pukul 12.00 WIB, dengan maksud menemui temannya. 

Saat itu, tidak ada tanda-tanda mencurigakan. Namun, ketika Yohana mencoba menghubunginya pada sore hari, sekitar pukul 17.00 WIB, telepon tidak dijawab.  

Padahal, Yohana menghubungi korban dengan niat mau mengajak makan. Namun teleponnya tidak mendapat respons. 

Baca juga: Pria di Batam Tewas dengan Luka Gorok dalam Mobil, Polisi Belum Bisa Simpulkan Kematiannya

Kemudian, sekitar pukul 19.30 WIB, Yohana menerima telepon dari anggota Polsek Batam Kota yang memintanya segera datang ke lokasi kejadian. 

Merasa khawatir, ia dan kerabat lainnya pun bergegas ke tempat tersebut dan mendapati Rasman telah meninggal di dalam mobil. 

Yohana sempat tak kuasa melihat kejadian itu. Apalagi saudaranya itu ditemukan dengan kondisi leher digorok bersimbah darah. 

Tim Inafis lalu mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri. 

Tim DVI Dikerahkan Ungkap Fakta Kematian Rasman

Kepolisian masih terus melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap kasus kematian Rasman. 

Investigasi ini tak hanya dilakukan tim inafis, namun juga menggerakkan tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kepulauan Riau.

Setelah polisi memeriksa sejumlah saksi, tim DVI turut mengidentifikasi kendaraan mobil yang ditumpangi korban. 

Menggunakan alat kusus layaknya kerja teknologi, personel DVI dan Inafis sibuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terhadap mobil korban yang terparkir di Mapolsek Batam Kota, Jumat (2/5/2025) sore. 

Tiga mobil identifikasi dikerahkan, masing-masing dari Inafis Polresta Barelang, Inafis Polda Kepri, dan mobil khusus DVI Polda Kepri. 

Mobil ini dilengkapi berbagai peralatan canggih, termasuk bubuk hitam khusus untuk mendeteksi sidik jari di area sekitar korban ditemukan.

"Saat ini kami masih terus melakukan investigasi mendalam atas kasus tersebut. Nanti hasil investigasi dari masing-masing tim akan dilaporkan ke pimpinan, dan kesimpulannya akan disampaikan secara resmi," ujar dokter forensik di lokasi. 

Investigasi yang dimulai sejak siang hari berlangsung hingga sore. Sejumlah barang bukti berhasil diamankan dan dibawa untuk pemeriksaan lebih lanjut di laboratorium forensik guna mengungkap penyebab pasti kematian korban. 

Rekaman CCTv di TKP Jadi Petunjuk

Polresta Barelang akhirnya mengungkapkan kasus kematian Rasman.

Baca juga: Sebelum Tewas dengan Luka Gorok dalam Mobil, Pria di Batam Pernah 2 Kali Coba Akhiri Hidup

Setelah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi, akhirnya polisi memastikan kalau korban Rasman tewas dengan cara menghabisi nyawanya sendiri.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal Arifin, Selasa (6/5/2025) sore kepada sejumlah awak media.

Menurut Zaenal, setidaknya mereka sudah memeriksa sebanyak 10 orang saksi dalam kasus ini.

Hal ini juga menjawab kenapa proses pengungkapan kasus ini terkesan lamban. Sebab polisi tidak mau tergesa-gesa untuk mengungkapkan fakta sebenarnya.

"Dari hasil penyelidikan bersama, kasus ini mengarah kepada bunuh diri," sebut Zaenal menjelaskan.

Artinya dalam kasus ini dan keterangan saksi ahli, tidak ditemukan indikasi kuat adanya keterlibatan pihak lain.

"Hasil penyelidikan kami bersama saksi ahli (dokter forensik) dan bukti-bukti yang ada mengarah pada bunuh diri," kata Zaenal saat ditemui di Mapolresta Barelang, Selasa (6/5/2025) sore.

Dugaan ini diperkuat oleh keterangan keluarga, yang mengungkap bahwa Rasman sebelumnya telah dua kali melakukan percobaan bunuh diri pada tahun 2024.

"Saksi juga menyebut yang bersangkutan mengalami depresi sejak 2024 akibat masalah keluarga. Ada rekam medis, dan kita juga telah mengambil keterangan dari dokter yang pernah menanganinya," jelas Zaenal.

Selain itu, polisi juga memantau adanya rekaman CCTV di sekitar TKP. Menurutnya semenjak korban parkir, tidak ada terlihat orang yang keluar masuk dari mobil.

Memang aksi bunuh diri yang dilakukan oleh Rasman ini tergolong sadis.

Ia nekat menggorok lehernya sendiri kemudian tewas di dalam mobil.

Kasus ini sempat menjadi pertanyaan warga Batam. Banyak yang berspekulasi kalau korban tewas dibunuh.

Karena sangat jarang sekali kalau korban bunuh diri mengakhiri hidupnya dengan cara sadis seperti ini. 

Disclaimer: Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.

Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi.

Atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.

(*/Tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang/Bereslumbantobing, Ucik Suwaibah/Eko Setiawan)

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved