Curhat Pelaku Usaha Dengar Karnaval Wahana Bermain di Lingga Ditolak Tokoh Masyarakat

Pelaku usaha di Karnaval Wahana Bermain di Daik, Lingga, berharap diberi kesempatan 2 minggu untuk beraktivitas di lokasi. Sebab uangnya sudah habis

Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
Istimewa untuk Tribunbatam.id
WAHANA BERMAIN - Potret Karnaval Wahana Bermain yang dibuka di Daik, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (10/5/2025). 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Kehadiran Karnaval Wahana Bermain di Daik, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), dinikmati warga setempat.

Namun, beberapa tokoh masyarakat menolak berdirinya wahana di Lapangan Sepak Bola Daik itu, saat mendatangi Camat Lingga baru-baru ini.

Sehingga, penolakan itu pun mendapatkan sikap kontra dari masyarakat setempat, yang menginginkan wahana tetap dibuka.

Meski keputusan itu telah diterima oleh pihak wahana, seorang pelaku usaha, Santi (34) di lokasi wahana, berharap diberi kesempatan untuk untuk beraktivitas selama dua pekan ke depan.

Baca juga: Warga Lingga Kepri Bikin Petisi Dukung Keberadaan Karnaval Wahana Bermain di Daik

Hal itu, demi mencari ongkos pulang dan biaya lainnya sebelum dilakukan pembongkaran.

“Sudah habis duit kami. Seandainya nggak boleh lagi, biarlah kami buka agak dua minggu biar bisa buat ongkos pulang, sementara kami juga ada anak di kampung yang menunggu kiriman,” ujarnya, Sabtu (10/5/2025) pagi.

Santi menyebutkan, selama delapan hari ini mereka belum beraktivitas.

Ia mengaku, untuk menutupi kebutuhan sehari-hari didapatkan dari hasil bantuan warga sekitar.

“Ada yang kasih makanan, kasih uang. Itu untuk kami beli telur, mie dan beras. Dari situ kami bagi-bagilah untuk 50 orang kurang lebih di sini," ujarnya.

Ia pun mengaku tidur dalam kondisi gelap atau tanpa penerangan.

"Kami ucapkan terima kasih kepada warga Daik yang baik hati dan sudah peduli kepada kami,” katanya.

Sementara itu, hingga saat ini warga membuat petisi untuk mendukung dibukanya wahana tersebut.

Kedatangan warga, baik pejalan kaki maupun pengendara terus mengalir, untuk menandatangani persetujuan masuknya wahana tersebut untuk hiburan masyarakat di sana.

(Tribunbatam.id/Febriyuanda)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved