Sabtu, 25 April 2026

WAISAK 2025

Enam Warga Binaan Rutan Kelas IIA Batam Terima Remisi Hari Raya Waisak 2025

Suasana penuh khidmat menyelimuti Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Batam saat peringatan Hari Raya Waisak 2569 BE, Senin (12/5/2025) di aula rutan batam

FOTO DOK RUTAN KELAS IIA BATAM
REMISI WAISAK - Kepala Rutan Batam Fajar Tegus Wibowo saat menyerahkan surat remisi kepada warga Binaan, Senin (12/5/2025). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Suasana penuh khidmat menyelimuti Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Batam saat peringatan Hari Raya Waisak 2569 BE, Senin (12/5/2025). 

Dalam momen suci umat Buddha ini juga menjadi momen bahagia terhadap enam orang warga binaan yang menerima remisi khusus sebagai bentuk penghargaan atas perubahan positif dan semangat memperbaiki diri selama menjalani masa pidana.

Momen waisak tahun ini juga momentum baru bagi Rutan dengan penandatanganan kerja sama Majelis Agama Buddha Theravada Indonesia (MAGABUDHI) Cabang Kota Batam, memperkuat sinergi pembinaan kepribadian bagi warga binaan beragama Buddha.

Kepala Rutan Batam, Fajar Teguh Wibowo, menegaskan Hari Raya Waisak adalah momen penting bagi umat Buddha untuk melakukan refleksi dan pembaruan diri nilai-nilai yang sangat relevan bagi warga binaan.

“Pemberian remisi ini bukan sekadar pemotongan masa hukuman, tetapi penghargaan atas usaha perbaikan diri, disiplin, dan kepatuhan pada aturan selama menjalani masa pidana,” ujar Fajar.

Fajar merincikan dalam momen waisak lima orang mendapat pengurangan hukuman selama 15 hari dan satu orang selama 1 bulan. 

Baca juga: Hanya Satu Orang Napi di Lapas Dabo, Lingga yang Mendapat Remisi Waisak

Fajar menjelaskan remisi memiliki nilai strategis dalam mengatasi persoalan overkapasitas yang masih menjadi tantangan serius di banyak lapas dan rutan di Indonesia. 

Dengan remisi, proses pembinaan bisa berjalan lebih efektif dan manusiawi.

Fajar berpesan kepada para warga binaan penerima remisi agar menjadikan momen Waisak sebagai titik balik dalam perjalanan hidup mereka.

“Teruslah memperbaiki diri, tingkatkan keimanan dan akhlak mulia. Jadilah insan yang berguna bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa,” kata Fajar..

Perayaan Waisak di Rutan Batam tahun ini bukan hanya tentang ritual keagamaan, tetapi juga menjadi simbol harapan dan kesempatan bagi mereka yang sedang menempuh jalan pembaruan diri di balik jeruji.

( tribunbatam.id/ian sitanggang )

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved