Jumat, 1 Mei 2026

Ijazah Jokowi

Minta Polri Terbuka, Roy Suryo akan Libatkan Ahli Forensik Digital AS dan Jepang soal Ijazah Jokowi

Roy Suryo mengungkapkan Ahli Digital Forensik dari Amerika Serikat (AS) siap membantu perkara ijazah Jokowi.

Tayang:
Editor: Khistian Tauqid
Tribunjakarta/Annas Furqon
POLEMIK IJAZAH JOKOWI - Eks Menpora, Roy Suryo, memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya, Kamis (15/5/2025). Roy Suryo menyebut tidak ada nama Kasmudjo di dalam lembaran skripsi Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Universitas Gadjah Mada (UGM). 

TRIBUNBATAM.id - Kisruh tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) tak kunjung berhenti.

Padahal, Jokowi sudah melaporkan lima orang yang melakukan tudingan ijazah palsu ke Polda Metro Jaya.

Satu di antaranya adalah pakar telematika, Roy Suryo yang sudah memenuhi panggilan Bareskrim Polri terkait tudingan ijazah palsu Jokowi.

Namun, Roy Suryo tak kunjung berhenti berkoar dan terus menyinggung soal tudingan ijazah palsu Jokowi.

Terbaru Roy Suryo mengungkapkan Ahli Digital Forensik dari Amerika Serikat (AS) siap membantu perkara ijazah Jokowi.

Bahkan, Roy Suryo juga menyebut Ahli Forensik Digital dari Jepang sudah dihubungi oleh Rismon Sianipar agar membantu pemeriksaan.

"Saya sebenarnya sudah kontak dengan Ahli Digital Forensik dari Amerika (terkait ijazah Jokowi)."

"Dokter Rismon sudah kontak dengan Jepang, Dokter Tifa juga sudah dapat. Intinya adalah mereka siap bantu," ungkap Roy Suryo dalam acara Dua Arah, dikutip dari YouTube KompasTV, Sabtu (17/5/2025).

Kendati demikian, Roy Suryo masih menunggu hasil Laboratorium Forensik (Labfor) Polri.

Hal tersebut dilakukan Roy Suryo sebagai bentuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

Roy Suryo lantas mengingatkan agar Labfor Polri terbuka dalam menyampaikan hasil forensik terhadap ijazah Jokowi.

Ia meminta agar ijazah Jokowi ditunjukkan di hadapan publik.

"Kalau sekarang kita tunggu hasil dari Labfor (Polri), kita hormati, tapi harus terbuka," tegasnya.

"Ijazahnya harus ditunjukkan ke masyarakat," imbuh dia.

IJAZAH JOKOWI - Foto ijazah Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang diunggah oleh relawan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di akun @DianSandiU di media sosial X (dulu Twitter), Selasa (1/4/2025) lalu. Juru Bicara PDI Perjuangan (PDIP), Mohamad Guntur Romli, meminta pendukung Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi tak menanggapi secara berlebihan mengenai pernyataan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, soal ijazah palsu.
IJAZAH JOKOWI - Foto ijazah Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang diunggah oleh relawan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di akun @DianSandiU di media sosial X (dulu Twitter), Selasa (1/4/2025) lalu. Juru Bicara PDI Perjuangan (PDIP), Mohamad Guntur Romli, meminta pendukung Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi tak menanggapi secara berlebihan mengenai pernyataan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, soal ijazah palsu. (Twitter/DianSandiU)

Baca juga: Rekan Seangkatan Bongkar Alasan Jokowi Mengaku Kuliah di Jurusan Teknologi Kayu UGM, Siap Jadi Saksi

Roy Suryo juga meminta agar hasil forensik ijazah Jokowi disampaikan secara detail, alih-alih hanya mengungkap asli atau tidaknya tanda kelulusan suami Iriana dari Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Ia menegaskan akan menghormati hasil forensik Labfor Polri apabila disampaikan secara detail.

Tetapi, kata Roy Suryo, apabila terlihat mengada-ada, maka gugatan terkait keaslian ijazah Jokowi akan terus dilakukan.

"Setidak-tidaknya kita bisa lihat hasilnya detail. Jangan hanya hasilnya satu kalimat, ini asli atau tidak asli."

"Kalau hasilnya detail, rinci, insya Allah kita hormati. Tapi, kalau hasil itu tampak mengada-ada, ya jangan begitulah," pungkas Roy Suryo sembari tertawa.

Roy Suryo Hadiri Pemeriksaan

Pada Kamis (15/5/2025), Roy Suryo diperiksa selama enam jam di Polda Metro Jaya sebagai saksi terlapor dalam kasus dugaan penyebaran informasi palsu dan pencemaran nama baik terkait ijazah Jokowi.

Selama enam jam diperiksa, Roy Suryo mengaku dicecar 26 pertanyaan.

Dari puluhan pertanyaan itu, Roy Suryo ditanya mengenai latar belakang pribadinya hingga penjelasan teknis soal video yang menjadi dasar laporan.

"Banyak (poin pembahasannya), soal bagaimana dahulu hidup saya, kisah saya SD, SMP, SMA, S1 UGM asli, S2 UGM asli, S3 UNJ asli, kemudian apa profesi saya sekarang. Saya sekarang sebagai konsultan telematika dan multimedia," ujar Roy, Kamis.

Lebih lanjut, Roy Suryo juga diminta menjelaskan profesinya sebagai pakar telematika.

Tak hanya itu, Roy Suryo juga mengaku sempat ditanya penyidik soal beberapa video soal tuduhan ijazah palsu Jokowi yang beredar, namun ia hanya memberikan jawaban singkat.

Sebab, ia merasa sebagian pertanyaan tidak relevan dengan pokok laporan yang dilayangkan pada 26 Maret 2025.

"Ketika ditanyakan tidak terkait dengan itu ya sudah, jangan tanya saya yang tidak ada kaitan dengan itu," tegasnya.

Baca juga: Dipanggil Polisi soal Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Roy Suryo Keberatan Beberapa Pertanyaan Penyidik

Bareskrim Polri Simpan Ijazah Jokowi yang Asli

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengungkapkan keberadaan ijazah asli Jokowi yang menjadi gonjang-ganjing.

Ia mengatakan ijazah asli Jokowi disimpan di Bareskrim Polri.

Polda Metro Jaya, kata dia, hanya menerima fotokopi ijazah.

"Fotokopi tadi saya jelaskan, fotokopi ya. Oke, ini masih tahap penyelidikan," kata Ade Ary, Kamis.

Ia menambahkan, print out legalisir dan juga fotokopi cover dari skripsi serta lembar pengesahan masih terus dilakukan pendalaman.

Sebelumnya, adik ipar Jokowi, Wahyudi Andrianto, datang ke Bareskrim Polri untuk menyerahkan ijazah asli Jokowi.

Wahyudi mengatakan tak ada pesan khusus dari Jokowi. Ia hanya diminta mengantarkan ijazah asli kakak iparnya, ke Bareskrim Polri.

"Tidak ada (pesan dari Jokowi). Hanya membawakan dokumen ini untuk diserahkan ke Bareskrim," ungkap Wahyudi setelah menyerahkan ijazah Jokowi, didampingi kuasa hukum Yakup Hasibuan, Jumat (9/5/2025), dilansir Wartakotalive.com.

"Ya kami dipercaya Pak Jokowi untuk diutus membawa dokumen ijazah untuk menyerahkan di Bareskrim ini."

"Jadi sementara, hanya diperintahkan seperti itu saja. Karena kami sebagai adik ipar dipercaya untuk membawa dokumen itu," imbuhnya.

Terkait dirinya yang mengutus adik ipar, Jokowi tak banyak memberikan penjelasan.

Ia hanya mengatakan adik iparnya tersebut merupakan orang kepercayaan.

"Kan menyerahkan. Kalau saya dipanggil untuk mengklarifikasi hal-hal yang perlu diklarifikasi saya menyerahkan."

"Tentu saja menyerahkan dokumen yang saat ini sangat penting saat ini saya mengutusnya orang yang saya percaya," jelas Jokowi di Ayam Goreng Kartini, Rabu (14/5/2025), dikutip dari TribunSolo.com.

(TribunBatam.id)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Roy Suryo Sebut Ahli Forensik Digital Amerika Siap Bantu soal Ijazah Jokowi: Polri Harus Terbuka"

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved