Banjir di Batam
BP Batam dan Pemko Gerak Cepat Sisir 14 Titik Banjir di Sagulung dan Batuaji
BP Batam dan Pemko Batam meninjau sejumlah titik penyebab banjir di Kecamatan Sagulung dan Batuaji, Senin (19/5/2025).
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Deputi Bidang Infrastruktur, Mouris Limanto meninjau langsung ke sejumlah titik penyebab banjir di Kecamatan Sagulung dan Batuaji, Senin (19/5/2025).
Salah satu lokasi terdampak cukup parah adalah Kampung Tua Sei Binti, Kelurahan Sei Binti, Kecamatan Sagulung.
Peninjauan ini merupakan respons atas keluhan warga yang kembali terdampak banjir usai hujan deras mengguyur Batam pada Minggu kemarin.
Peninjauan dilakukan bersama tim terpadu yang melibatkan Pemko Batam, TNI/Polri, Ditpam BP Batam, Satpol PP hingga RT/RW setempat.
Setidaknya ada 14 titik lokasi yang ditinjau untuk penanganan.
Baca juga: Warga Kampung Tua di Sei Binti Batam Cemas Banjir saat Hujan Deras: Air Sudah Mulai Naik
"Ada sekitar 14 titik yang menjadi aliran air peneybab banjir yang kami tinjau di beberapa kelurahan," ujar Camat Sagulung, M. Hafiz Rozie.
Fokus peninjauan meliputi kondisi saluran drainase, sistem pembuangan air di kawasan industri Latrade, serta titik-titik genangan lainnya.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Suhar mengatakan peninjauan ini penting untuk pendataan teknis, termasuk soal infrastruktur eksisting seperti box culvert.
"Setelah dikaji bersama, baru dibagi tugas sesuai kewenangan antar instansi," kata Suhar.
Untuk jangka pendek, alat berat dari Pemko Batam sudah dikerahkan ke beberapa titik guna melakukan normalisasi drainase.
Deputi Bidang Infrastruktur, Mouris Limanto mengatakan, sejumlah persoalan yang ditemukan saat peninjauan.
Baca juga: Janji Dinas Bina Marga Batam Lebarkan Drainase Tepi Jalan Letjend Suprapto: Kami Segera Tinjau
"Secara umum kita meninjau masalah drainasee, drainase, keterbatasan daerah tangkapan air (catchment area), serta kondisi hilir yang belum terpetakan secara menyeluruh," ungkap Mouris.
Pihaknya juga mendata agar dapat menentukan solusi jangka panjang
"Kami kumpulkan dulu data lengkap, termasuk informasi soal kawasan yang dibangun di atas aliran air. Setelah itu akan kami analisis dan tentukan solusi bersama," kata Mouris.
Ia juga menyebutkan bahwa data yang dikumpulkan akan digunakan untuk merancang solusi jangka pendek maupun jangka panjang.
Mouris memastikan penanganan darurat akan terus dilakukan sambil menunggu hasil analisis teknis rampung.
Kolaborasi BP Batam dan Pemko Batam akan melibatkan DBMSDA. (TribunBatam.id/Ucik Suwaibah)
| DBMSDA Batam Turunkan Alat Berat Normalisasi Drainase di Jalan Pahlawan hingga R Suprapto |
|
|---|
| DPRD Batam Soroti Penimbunan Saluran Drainase di Sei Beduk, Minta BP Batam Cek Lokasi |
|
|---|
| Drainase Ditimbun, Sejumlah Perumahan di Sei Beduk Batam Terancam Tenggelam |
|
|---|
| Empat Perumahan Padat Penduduk di Tiban Terancam Tenggelam Jika Pemerintah Salah Ambil Keputusan |
|
|---|
| Pemko dan BP Batam Akan Bangun Saluran Drainase Baru, Tangani Banjir di Jalan Tiban I |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Peninjauan-Bandir-1905-1.jpg)