Minggu, 3 Mei 2026

PPPK LINGGA 2024

Perjuangan Ramlan 18 Tahun Jadi Honorer Hingga Daftar Haji, Kini Lulus PPPK di Kemenag Lingga

Ramlan (43), pria yang telah menjadi honorer di Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, selama 18 tahun.

Tayang:
Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Dok. Kemenag Lingga - Zaid Jai
PPPK LINGGA - Ramlan (43), pria yang telah menjadi honorer di Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, selama 18 tahun, kini lulus PPPK akan terima SK 26 Mei 2025. Foto di ambil baru-baru ini. 

TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Perjalanan panjang tenaga honorer di lingkungan pemerintah menjadi cerita sendiri bagi Ramlan.

Pria berumur 43 tahun itu telah menjadi tenaga honorer di Kementerian Agama (Kemenag) Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) selama 18 tahun. 

Sejak 2007 Ramlan merupakan seorang Pramubakti, yang bertugas di instansi tersebut.

Pria asal Kampung Sepincan, Kecamatan Lingga ini, termasuk tenaga honorer pertama sejak berdirinya Kemenag Lingga di tahun itu.

Selama belasan tahun mengabdi tanpa status pasti, penantian panjang itu akhirnya berbuah manis.

Baca juga: Kelurahan Dabo Lama Lingga Sudah Bentuk Koperasi Merah Putih di Lingga

Ramlan resmi dinyatakan lulus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada akhir 2024 pada bagian Operator Layanan Operasional di Kantor Kemenag Lingga.

Kabarnya, 26 Mei mendatang dirinya menjadi salah satu yang akan menerima Surat Keputusan (SK) PPPK.

“Saya syukuri semua prosesnya. Ini adalah buah dari kesabaran dan ikhtiar yang panjang,” ucap Ramlan belum lama ini.

Penghasilan sebagai tenaga honorer yang banyak diketahui orang tak seberapa, Ramlan justru sudah mendaftar haji pada tahun 2015 silam.

“Waktu itu saya nekat. Saya pikir, kalau bukan sekarang menabung, kapan lagi? Saya daftar sendiri dulu, semoga ke depan bisa daftarkan keluarga juga,” tuturnya.

Baca juga: Guru SDIT Al-Madani Lingga Ikuti Sertifikasi Guru Al-Quran

Bagi Ramlan, kunci dari segalanya sederhana, yaitu sabar, bersyukur dan rajin menabung.

Dengan pengelolaan keuangan yang disiplin dan hidup sederhana, ia berhasil membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk menjemput mimpi.

Lulusnya Ramlan di PPPK, dirinya ingin fokus pada pengabdian yang lebih maksimal. 

Ia juga berharap pengalamannya bisa menginspirasi generasi muda dan rekan-rekannya yang masih berjuang.

“Jangan berhenti berharap. Selama kita ikhlas bekerja, hasil itu pasti datang,” tambahnya. (TribunBatam.id/Febriyuanda)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved