LEDAKAN PETASAN DI PONOROGO
Kesaksian Mencekam Insiden Ledakan Mercon di Ponorogo, 2 Remaja Dilarikan ke Rumah Sakit
Kesaksian warga sekitar setelah erjadi insiden ledakan petasan di rumah Ismi di Ponorogo.
TRIBUNBATAM.id - Berikut ini adalah kesaksian warga sekitar setelah erjadi insiden ledakan petasan di rumah Ismi, di Jalan Irawan, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (29/5/2025).
Pemicu ledakan ternyata karena lima pelajar meracik mercon hingga akhirnya meledak.
Dua remaja di antaranya menjadi korban ledakan hingga harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Warga sekitar Bernama Langgeng Widodo mengakui ledakan tersebut sangat kencang.
Suara ledakan yang menggelegar membuat warga Desa Kepatihan langsung keluar rumah.
“Saat ke lokasi, korban sudah dilarikan ke rumah sakit. Korban ada dua orang yang saya tahu,” ungkap Langgeng kepada wartawan di lokasi.
Langgeng sebenarnya tidak mengetahui secara pasti aktivitas di rumah milik Ismi.
Kendati demikian, Langgeng mengetahui bahwa rumah sehari-hari dibuat tempat tongkrongan anak-anak berusia SMP.
“Warga gak tahu kalau anak-anak buat mercon. Karena biasanya mereka main layangan, kalau petasan tidak tahu,” tegasnya.
Langgeng menyebut rumah Ismi seperti basecamp tempat berkumpul teman-teman anaknya pasca pulang sekolah.
“Di rumah ini yang menghuni 7 orang. Ada Nenek, ibu, kakak perempuan, kakak laki-laki, korban dan dua adik. Yang mengalami luka dan satu lagi warga luar sini,” urainya.
Baca juga: Keberatan Ayah Disebut Memulung, Anak Korban Ledakan Amunisi di Garut Menangis di depan Dedi Mulyadi
Warga lain, Ade yang jarak rumahnya sekitar 500 meter dari tempat kejadian juga penasaran dengan suara ledakan yang menggelegar.
Dia kemudian keluar mencari sumber suara.
“Dini hari tadi kedengaran, rumah saya dekat sini. Ya 500 meterlah, kedengaran lumayan kencang,” pungkasnya.
Sebelumnya, suara ledakan yang menggelegar gegerkan warga Jalan Irawan, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (29/5/2025) dini hari.
Usut punya usut, suara ledakan itu berasal dari rumah Ismi.
Pantauan di lokasi, warga mendatangi rumah Ismi, Kamis pagi.
Mereka penasaran dengan suara ledakan dini hari tadi.
Pihak Satreskrim Polres Ponorogo juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Rumah sudah dipasangi police line. Pun beberapa kertas bekas ledakan berhamburan.
Hasil penyelidikan Satreskrim Polres Ponorogo, ada lima anak yang berusia pelajar meracik mercon, dan tiba-tiba mercon meledak.
Dari lima anak itu, dua di antaranya dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Harjono Ponorogo.
Dua korban itu adalah Y (14) dan D (14) merupakan warga Kabupaten Ponorogo.
“Terjadi ledakan dini hari tadi. Di lokasi ada lima anak-anak. Dua anak luka-luka, tiga anak sudah pulang ke rumah masing-masing,” ungkap Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Rudy Hidajanto, Kamis siang.
AKP Rudy mengatakan, meledaknya mercon pada Kamis (29/5/2025) dini hari.
Petugas kemudian ke lokasi, melakukan penyelidikan.
“Sekarang proses penyelidikan. Bagaimana pembuatan serbuk mercon membeli atau membuat sendiri, masih belum bisa dipastikan,” urainya.
Ketua RT wilayah setempat, Langgeng Widodo mengatakan, korban ada dua orang.
Semuanya telah dilarikan ke IGD RSUD dr Harjono Ponorogo.
“Ya warga cuma tahu banyak orang kumpul di rumah Ismi ini. Tapi tidak tahu jika buat mercon,” pungkasnya.
(TribunBatam.id)
Baca berita lainnya di Google News
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul "Kesaksian Warga Ponorogo Dengar Suara Ledakan Menggelegar Dini Hari, Rumah seperti Basecamp"
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.