NELAYAN NATUNA HILANG DI LAUT

Detik-detik Tim SAR Temukan Nelayan Natuna Tenggelam, Evakuasi Jasad Edi Dramatis

Detik-detik Tim SAR Gabungan temukan nelayan Natuna tenggelam di kedalaman 15 Meter perairan Pulau Semagu. Proses evakuasi jasad Edi dramatis

|
Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Dewi Haryati
Basarnas Natuna
EVAKUASI JASAD NELAYAN NATUNA - Tim SAR gabungan saat mengevakuasi jasad Edi Iskandar, nelayan asal Kelarik Natuna yang tenggelam di perairan Pulau Semagu, Rabu (4/6/2025) 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Setelah dua hari pencarian, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan jasad Edi Iskandar (32), nelayan asal Desa Kelarik, Kecamatan Bunguran Utara, Kabupaten Natuna yang tenggelam di perairan Pulau Semagu.

Proses pencarian sempat diterpa cuaca buruk; angin kencang disertai hujan pada hari pertama pencairan.

Setelah kembali melakukan operasi SAR pada Rabu (4/6/2025) pagi tadi, kerja keras Tim SAR gabungan akhirnya membuahkan hasil, meski korban ditemukan dalam kondisi tewas.

Setelah berjibaku menyisir perairan disekitar lokasi awal Edi tenggelam, korban berhasil ditemukan di kedalaman sekitar 15 meter, tepatnya pada koordinat 4° 7.946'N 107° 59.452'E, Rabu (4/6/2025) sekira pukul 11.25 WIB. 

Baca juga: Kronologi Nelayan Natuna Tewas Tenggelam, Edi Sempat Keluhkan Kaki Kram saat Menyelam

Proses evakuasi berlangsung dramatis, di tengah cuaca dan kondisi bawah laut yang cukup menantang.

Almarhum Edi yang dilaporkan hilang saat menyelam mencari teripang itu, berhasil ditemukan oleh Tim Penyelam Gabungan yang terdiri dari unsur Basarnas, TNI, Polri, KKP, dan masyarakat nelayan.

Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi ke permukaan dan dinaikkan ke kapal kayu atau pompong nelayan yang turut membantu pencarian. 

Jenazah kemudian dibawa ke Pelabuhan Kelarik menggunakan Kapal Inka Mina Maritim 164 milik Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna, Abdul Rahman mengonfirmasi keberhasilan evakuasi tersebut, dan menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja keras tim di lapangan.

“Korban telah ditemukan pada kedalaman 15 meter, dalam kondisi meninggal dunia. Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang terlibat,” ujarnya dalam keterangan resmi pada Rabu siang.

Menurut Rahman, sinergi lintas sektor menjadi kunci suksesnya operasi SAR kali ini, terlebih dengan kondisi cuaca yang sempat menghambat pencarian sehari sebelumnya.

Mulai dari Polairud, TNI-Polri, KKP, hingga masyarakat nelayan, semuanya bekerja keras.

Baca juga: Breaking News, Pencarian Nelayan Natuna Hilang di Pulau Semagu Berakhir, Edi Ditemukan Tewas

Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga sekitar pukul 13.20 WIB dan langsung dibawa ke rumah duka di Desa Kelarik untuk dimakamkan.

Rahman juga mengingatkan pentingnya mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di laut, terutama bagi para nelayan dan penyelam tradisional.

“Kami berharap kejadian serupa tidak terulang lagi. Utamakan keselamatan saat beraktivitas,” imbuhnya. 

(Tribunbatam.Id/birrifikrudin)

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved