Rabu, 13 Mei 2026

Cuma Lihat dari Jendela, Pilunya 11 Anak TK Dikucilkan Saat Temannya Acara Perpisahan Makan-makan

Kekecewaan mendalam menyelimuti hati sejumlah wali siswa Taman Kanak-kanak (TK) Dharma Bakti Pagar Dewa, Bengkulu.

Tayang:
Editor: Prawira Maulana
IST
Tangkapan layar video seorang wali siswa melabrak acara perpisahan yang dianggapnya diskriminatif di Kota Bengkulu. 

TRIBUNBATAM.id - Kekecewaan mendalam menyelimuti hati sejumlah wali siswa Taman Kanak-kanak (TK) Dharma Bakti Pagar Dewa, Bengkulu. Pasalnya, 11 orang anak mereka diduga dikucilkan dari acara perpisahan sekolah, bahkan seragam mereka pun dibedakan. Insiden ini sontak memicu kemarahan para wali siswa, yang mempertanyakan alasan di balik perlakuan diskriminatif tersebut.

Video yang merekam kemarahan wali siswa ini pun viral di media sosial. Diunggah oleh akun Facebook @Mamanya Kelvin Qayla pada Rabu (11/6/2025) sekitar pukul 13.00 WIB, video berdurasi 3 menit 42 detik tersebut dengan cepat menarik perhatian warganet.

Dalam unggahannya, akun @Mamanya Kelvin Qayla menuliskan, "Anak kami 11 orang dikucilkan dari seragam dibedakan. Katanya gak ada acara perpisahan tapi ternyata buat acara. Apa salah anak kami...Ini Tk Dharma Bakti Pagar Dewa..yang lain di telepon seragam ini itu. Kami gak ada pembritahuan sama sekali."

Video tersebut menampilkan seorang wali siswa yang diduga merupakan salah satu ibu dari 11 anak yang dikucilkan, tiba-tiba mendatangi lokasi acara perpisahan yang ramai dipenuhi siswa-siswi TK dan sejumlah guru. Dengan nada tinggi, ia meluapkan kekesalannya.

"Pantasan yo kami idak dikasih tahu, ternyato buat acara dewek. Iko keceknyo TK Dharma **** ko. Anak kami dikucilkan (Pantasan ya kami tidak diberi tahu, ternyata buat acara sendiri. Ini Bilangnya TK Dharma **** ya. Anak Kami dikucilkan)," ujarnya. "Keceknyo idak ado perpisahan (Katanya tidak ada perpisahan). Apa bedanya anak kami bu?"

Wali siswa tersebut juga menegaskan bahwa mereka tidak memiliki tunggakan biaya di TK tersebut. "Idak ado kami ngutang di TK ko. Ngapo kami dikucilkan (Tidak ada kami berutang di TK ini. Kenapa kami dikucilkan)," lanjutnya penuh emosi. "Pendidik apa yang seperti ini."

Yang lebih memilukan, dalam video juga terlihat sejumlah siswa yang diduga adalah anak-anak yang dikucilkan, hanya bisa menyaksikan acara dari balik jendela, sementara siswa lain menikmati hidangan.

Unggahan ini telah ditayangkan lebih dari 1 juta views.  Banyak netizen yang mengecam tindakan diskriminatif ini dan mendesak pihak terkait untuk turun tangan.

"Ayo diknas turun tangan ini sudah termasuk diskriminasi," tulis akun @Nenny. Akun @Gordon juga ikut berkomentar, "Lapor ke diknas, biar izinnya dicabut." Namun, ada pula yang menyayangkan video tersebut langsung diunggah ke media sosial. "Ngpo cak itu ver, kan msi di bicarakan elok-elok dak udh d share d medsos..kasian akan berdampak k mno-mno????" tambah akun @Yuni.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak sekolah TK Dharma Bakti Pagar Dewa terkait insiden yang telah mencoreng dunia pendidikan ini. Publik menunggu penjelasan dan langkah konkret dari pihak berwenang untuk menindaklanjuti dugaan diskriminasi terhadap anak-anak di lingkungan pendidikan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved