Senin, 8 Juni 2026

SOSOK

Rekam Jejak Damar Prasetyono Wali Kota Magelang Periode 2025-2030, Ini Gebrakannya setelah Dilantik

Simak rekam jejak Wali Kota Magelang periode 2025-2030, Damar Prasetyono.

Tayang:
Editor: Khistian Tauqid
Prokompim Kota Magelang
REKAM JEJAK KEPALA DAERAH - Wali Kota Magelang Damar Prasetyono memberikan arahan saat forum bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Magelang dan para kepala sekolah se-Kota Magelang di Aula Kantor Disdikbud setempat, Rabu (11/6/2025) 

RIWAYAT PENDIDIKAN

  • SMK GANESHA KAB BOYOLALI (1993-1996)

VISI

“Magelang sebagai Kota Perdagangan dan Jasa yang Harmonis, Humanis, Nyaman dan Berkelanjutan”.

MISI

  • Menciptakan masyarakat yang bermartabat.
  • Meningkatkan infrastruktur yang inovatif dan berwawasan lingkungan.
  • Menciptakan keharmonisan antar umat beragama.
  • Meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas.
  • Meningkatkan perekonomian dan pariwisata yang berdaya saing.
  • Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Baca juga: Rekam Jejak Benny Indra Ardhianto Wakil Bupati Klaten Periode 2025-2030, Pengusaha Gas Elipiji

Gebrakan Damar Prasetyono Sektor Pendidikan

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono ingin memperkuat pendidikan karakter di seluruh satuan pendidikan.

Dia menyebut bahwa inovasi pendidikan yang dilakukan saat ini harus berdampak langsung, bukan sekadar formalitas.

Hal itu disampaikan Damar pada forum bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Magelang dan para kepala sekolah se-Kota Magelang di Aula Kantor Disdikbud setempat, Rabu (11/6/2025).

Damar menyampaikan keprihatinannya atas munculnya dikotomi antar sekolah yang kerap dibandingkan oleh masyarakat.

“Banyak orang tua masih membanding-bandingkan sekolah satu dengan yang lain. Ini menunjukkan kepercayaan terhadap sistem pendidikan kita belum merata,” ujarnya.

Untuk menjawab persoalan itu, Pemkot Magelang berencana melakukan branding agar semua sekolah menjadi unggulan, berpedoman pada sistem yang sama, inklusif, dan terintegrasi.

Menurut Damar, tugas pemerintah adalah memastikan seluruh sekolah memiliki kualitas pendidikan yang setara.

“Kita tidak ingin hanya sekolah tertentu yang bagus. Semua harus unggul. Karena itu, kita akan samakan persepsi, perbaiki sistem, dan dorong agar kepercayaan masyarakat kembali,” tambahnya.

Salah satu langkah konkret yang tengah disiapkan adalah pembentukan tim untuk merumuskan sistem pendidikan karakter di sekolah. Pendidikan karakter dipandang sebagai fondasi penting kemajuan bangsa.

“Anak boleh pintar, tapi kalau tidak punya akhlak, tidak ada gunanya. Karakter terbentuk dari pembiasaan yang konsisten, bahkan dari hal-hal kecil setiap hari,” jelas Damar.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved