Baru 3 Hari Beroperasi, Judi Kasino di Bandung Digerebek, Kapolda : Kok Beran-beraninya Beroperasi
Baru tiga hari beroperasi, tempat judi kasiono di Ahmad Yani, Kota Bandung, Jawa Barat digerebek, Selasa (17/6/2025).
TRIBUNBATAM.id - Baru tiga hari beroperasi, tempat judi kasiono di Ahmad Yani, Kota Bandung, Jawa Barat digerebek, Selasa (17/6/2025).
Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan mengaku kaget dengan beroperasinya judi kasino di Jawa Barat.
"Ini sesuatu yang mengagetkan saya sebagai Kapolda, penegak hukum di Jabar," kata Rudi.
Setelah memastikan informasi tersebut, Wakapolda Jabar langsung memimpin penggerebekan pada Selasa (17/6/2025) dini hari terhadap tempat judi tersebut.
Dari hasil penggerebekan ini, pihak kepolisian mendapati ada beberapa ruangan yang digunakan untuk berjudi. "Kegiatan perjudian berlokasi di tempat yang sebelumnya digunakan sebagai tempat karaoke dan diberi nama 'Ada Kasino'," ucapnya.
Berdasarkan pantauan, depan tempat tersebut seperti pertokoan lainnya di kawasan Kosambi, yakni terpasang pintu sliding.
Namun setelah memasuki pintu sliding tersebut, terlihat area parkir yang luas, di depannya tempat futsal. Setelah berbelok ke kanan, terdapat salah satu tempat yang dipasangi garis polisi yang dilakukan penjagaan petugas.
Tempat itulah yang digunakan sebagai tempat judi kasino. Di area dalam, tempat judi ini terlihat mewah dan terdapat area bar dengan minuman beralkohol serta beberapa meja judi beserta kursi.
Kapolda Jabar, Irjen Rudi Setiawan menjelaskan berdasarkan informasi masyarakat sekitar perjudian kasino di sana baru buka sekitar tiga harian.
Kepolisian pun dari hasil penggerebekan sempat mengamankan puluhan orang untuk dimintai keterangannya.
"Ternyata, jumlah omzet perputaran judi kasino itu sebesar Rp 390 jutaan yang ada di brangkas managemen, perputaran antara Rp 100-300 jutaan. Semakin pagi dini hari semakin besar karena perputaran dini lebih banyak lagi. Keuntungan dari judi disetorkan ke bank swasta," ujarnya, Rabu (18/6/2025) di lokasi.
Kapolda Jabar, Irjen Rudi pun menyebut peralatan judi kasino ini berasal dari tersangka HP. Dia yang memesan secara online langsung dari Cina, datang ke pelabuhan, dan dikirim ke Bandung.
"Kemudian, dirakit di lokasi judi kasino. Untuk mendapatkan member judi, mereka awalnya dari undangan orang-orang tertentu, namun karena dua hari masih merugi, akhirnya membuka untuk orang umum masuk ke lokasi judi lewat japri dan mulut ke mulut," katanya.
Kapolda pun menegaskan, lokasi tersebut awalnya ialah karaoke dan billiard pada pagi sampai sore hari, serta ada lapangan futsal juga. Namun, keuntungan tak signifikan sehingga ada tawaran kepada pemilik itu untuk tempat judi dan lebih besar keuntungannya.
Kapolda menegaskan, pihaknya bertekad meniadakan segala bentuk yang merugikan masyarakat serta yang melanggar hukum, dan mengganggu kemaslahatan umat di Jabar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1806_Judi-Kasino.jpg)