Suara Hakim Bergetar dan Menangis saat Vonis Eks Pejabat MA, Putusan Di Bawah Tuntutan Jaksa
Suara Hakim Rosian Juhriah Rangkuti bergetar. Ia tak kuasa menahan tangis ketika membacakan vonis Zarof Ricar, eks pejabat Mahkamah Agung
TRIBUNBATAM.id - Suara Hakim Rosian Juhriah Rangkuti bergetar. Ia tak kuasa menahan tangis ketika membacakan vonis Zarof Ricar, eks pejabat Mahkamah Agung.
Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rosihan Juhriah Rangkuti menangis saat membacakan alasan memberatkan pada pembacaan putusan perkara Zarof.
Tindakan Zarof Ricar menghilangkan kepercayaan masyarakat kepada Mahkamah Agung (MA) dan peradilan di bawahnya.
Zarof didakwa bermufakat jahat dan menerima gratifikasi senilai Rp 1 triliun lebih.
“Perbuatan terdakwa menciderai nama baik serta menghilangkan kepercayaan masyarakat kepada lembaga Mahkamah Agung,” kata Hakim Rosihan dengan terisak di ruang sidang Hatta Ali, Rabu (18/6/2025) dilansir Kompas.com.
Suara Rosihan terdengar tercekat. Ia tak bisa melanjutkan pertimbangan ketika membacakan perihal kondisi MA.
“Dan badan peradilan di bawahnya,” lanjut Hakim Rosihan kembali terisak.
Dengan suara yang masih berat, Hakim Rosihan melanjutkan.
Menurutnya, perbuatan Zarof juga menunjukkan sikap serakah.
Padahal, hidupnya sudah berkecukupan.
Selain itu, Zarof juga dinilai tidak mendukung program pemerintah yang sedang gencar-gencarnya memberantas korupsi.
“Masih melakukan tindakan pidana padahal telah memiliki banyak harta benda,” tutur Hakim Rosihan.
Selain hal-hal memberatkan, majelis hakim juga mempertimbangkan alasan meringankan, yakni Zarof menyesali perbuatannya dan belum pernah dihukum.
“Terdakwa masih mempunyai tanggungan keluarga,” ujar Hakim Rosihan.
Majelis hakim lalu menjatuhkan hukuman 16 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsidair 6 bulan kurungan kepada Zarof.
| Gubernur Kepri Komitmen Tindaklanjuti Rekomendasi Strategis DPRD Kepulauan Riau |
|
|---|
| Halalbihalal PWRI Batam, Walikota Amsakar Achmad: Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian |
|
|---|
| Sempat Viral di Medsos, Pria di Batam Tendang Pemotor Serahkan Diri, Bayu Akui Kabur ke Jakarta |
|
|---|
| Semarak Perayaan Paskah ASN Batam 2026, Walikota Amsakar Achmad: Keberagaman Harus Jadi Kekuatan |
|
|---|
| Pulau Penyengat di Tanjungpinang Kepri Jembatan Lintas Generasi Raja Ali Haji |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1806_Zarof.jpg)