Sabtu, 2 Mei 2026

KAPAL TERBAKAR DI BATAM

Update Kebakaran Kapal di PT ASL Batam, Sejumlah Pekerja Tewas, Belasan Alami Luka Bakar Serius

Insiden kebakaran hebat terjadi di kapal yang tengah diperbaiki di PT ASL Shipyard, Di jalan Brigjen Katamso, Tanjunguncang, Kota Batam Provinsi Kepri

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Eko Setiawan
Tribunbatam.id
KAPAL TERBAKAR - Kapal Federal II terbakar di Tanjunguncang Batam, Infomasi awal lima orang dilarikan ke rumah sakit. Sejauh ini petugas melakukan pengawasan di lokasi 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Insiden kebakaran hebat terjadi di kapal yang tengah diperbaiki di PT ASL Shipyard, Di jalan Brigjen Katamso, Tanjunguncang, Kota Batam Provinsi Kepri, Selasa sore (24/6/2025).

Kejadian tersebut mengakibatkan belasan pekerja jadi korban, ada yang tewas dan ada juga mengalami luka bakar serius.

Kebakaran diduga terjadi saat proses pemotongan bagian tangki kapal tengah berlangsung. 

Percikan api diduga menyambar gas atau bahan mudah terbakar di dalam tangki, menyebabkan ledakan hebat yang memicu kobaran api besar.

Hingga Selasa malam, informasi nya sembilan pekerja dilaporkan meninggal dunia, tiga di antaranya telah teridentifikasi yakni Gunawan dan Hermansyah Putra, dan Berkat Setiawan Gulo,

Jenazah ketiganya saat ini berada di kamar jenazah RS Mutiara Aini, Batuaji. 

Sisanya korban lainnya masih dalam proses evakuasi dan identifikasi.

Sementara itu, sedikitnya empat pekerja mengalami luka bakar serius dan kini dirawat intensif di dua rumah sakit berbeda. Tiga di antaranya menjalani perawatan di IGD RS Graha Hermine.

Amel Rivensky Gembiran Nababan (25), warga Perum Oase, Batuaji

Benni Silaban (28), warga Bukit Rindang, Batuaji

Rekki Harianto Butarbutar (25), warga Komplek Kwartakarsa Perdana, Lubuk Baja

Korban lainnya, Alatas Silaban, kini dirawat di RS Mutiara Aini. Ia menjadi saksi hidup yang menyampaikan kesaksian mengerikan saat insiden terjadi.

“Kami lagi kerja motong bagian tangki kapal. Tiba-tiba api langsung menyambar dan meledak. Banyak pekerja di dalam saat itu. Suasana panik, kami lari menyelamatkan diri,” ujarnya dengan suara terbata di ranjang perawatan.

Korban diketahui merupakan tenaga kerja dari dua subkontraktor, yakni PT Mancar Marine Batam dan Ocean Pulse Solution (OPS). Mereka tengah melakukan pekerjaan perbaikan kapal (repair) di bagian tangki saat kebakaran terjadi.

Tenaga medis di RS Graha Hermine menyebutkan kondisi korban luka bakar sangat kritis dan membutuhkan perawatan jangka panjang. 

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved