Minggu, 19 April 2026

KECELAKAAN DI TANJUNGPINANG

Identitas 2 Korban Kecelakaan Maut di Dompak Tanjungpinang Terungkap, Ini Kata Polisi

Identitas korban tewas kecelakaan maut di Dompak Tanjungpinang, Minggu (6/7) terungkap. Pengendara berinisial AR (30) dan penumpang HI (36).

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
Endrakaputra
KECELAKAAN MAUT DI DOMPAK TANJUNGPINANG - Polisi saat berada di lokasi kecelakaan maut di kawasan Dompak, Tanjungpinang, Provinsi Kepri, Minggu (6/7/2025). Identitas dua korban kecelakaan maut terungkap. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Identitas dua korban tewas kecelakaan maut di Bundaran Dompak, Tanjungpinang, Provinsi Kepri, Minggu (6/7/2025) pagi, akhirnya terungkap.

Unit Gakum Satlantas Polresta Tanjungpinang, Brigadir Chrystoper menyampaikan, untuk pengendara motor Jupiter MX BP 4529 GO berinisial AR (30), dan penumpang HI (36). Keduanya laki-laki.

“Untuk pengendara motor yang mengenakan baju hitam, dan penumpang baju putih motif garis,” ucapnya.

Informasi lain, pengendara motor bekerja di kapal yang bersandar di Pelabuhan Kijang, Kabupaten Bintan.

Baca juga: Identitas Korban Kecelakaan Maut di Tanjungpinang Belum Diketahui, Polisi Ambil Sidik Jari

Sementara penumpang merupakan pekerja di PT BAI Bintan. 

“Kalau pengendara motor tinggalnya di kapal tempat bekerja, rekannya tinggal di daerah Wacopek,” kata Chrystoper.

Kedua korban kecelakaan maut di Tanjungpinang ini telah dimakamkan di daerah Kijang.

“Telah dimakamkan malam ini di Kilometer 20 Kijang. Keduanya asal Deli Serdang, Sumatera Utara,” ucapnya.

Sebelumnya, pantauan Tribunbatam di lokasi kecelakaan tunggal di kawasan Dompak, Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) masih tersisa serpihan kendaraan.

Terlihat spakbor depan, batok kepala motor, hingga pecahan spidometer kendaraan masih ada di dalam parit.

Titik kecelakaan tunggal itu, ada di bundaran jalan Dompak, yang menjadi arena non permanen setiap event balap motor diadakan.

Selain itu, juga terlihat dua pasang sandal yang posisinya saling berjarak. 

Dengan model sandal gunung warna hijau dan sandal sorong dengan alas di bagian atas warna hitam.

Sebagai informasi, saat malam hari, memang lokasi jalan tidak ada penerangan lampu alias gelap.

Walaupun sejumlah tiang lampu jalan masih terpasang berjarak.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved