Rabu, 15 April 2026

FIFA CLUB WORLD CUP 2025

Real Madrid Kalah Telak vs PSG, Xabi Alonso: Menyakitkan, Hari Ini Kami Bermain Dibawah Standar

Real Madrid Kalah Telak vs PSG di semifinal FIFA Club World Cup 2025, Xabi Alonso: Menyakitkan, Hari Ini Kami Bermain Dibawah Standar

Penulis: Mairi Nandarson | Editor: Mairi Nandarson
screenshot realmadrid.com
PELATIH REAL MADRID - Pernyataan pelatih Xabi Alonso setelah Real Madrid kalah 0-4 dari PSG di semifinal FIFA Club World Cup 2025, Rabu (9/7/2025) atau Kamis dinihari WIB. 

TRIBUNBATAM.id, NEW YORK - Harapan Real Madrid meraih trofi di FIFA Club World Cup 2025 gagal terwujud setelah kalah dari PSG di semifinal, Rabu (9/7/2025).

Bermain di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, Real Madrid dibabat dengan 4 gol tanpa balas oleh PSG.

Empat gol kemenangan PSG atas Real Madrid masing-masing dicetak Fabian Ruiz (6', 24'), Ousmane Dembele (9'), dan Goncalo Ramos pada menit ke 87.

Dengan hasil ini, PSG tampil di partai puncak, final Piala Dunia Klub 2025 melawan Chelsea.

Terkait hasil ini, pelatih Xabi Alonso mengatakan Real Madrid asuhannya baru dibentuk, sementara PSG bersama Luis Enrique sudah disiapkan beberapa tahun.

Xabi Alonso mengakui timnya kesulitan melawan PSG yang sudah bermain di level yang lebih bagus dari Real Madrid yang baru membangun era baru.

"Hari ini kami kesulitan melawan tim yang bermain di level bagus, dan kami baru memulai era baru ini. Masih banyak yang perlu diperbaiki," kata Xabi Alonso seperti dikutip dari situs resmi realmadrid.com.

Baca juga: Hasil Semifinal Piala Dunia Klub 2025, Bantai Real Madrid, PSG Melaju ke Final Lawan Chelsea

"Hari ini menyakitkan, dan level kami belum cukup baik."

Paris Saint-Germain dengan cepat memanfaatkan kelemahan pertahanan Real Madrid, mencetak dua gol dalam sembilan menit pertama, membuat tim LaLiga itu tampak benar-benar kalah kelas.

"Kami tertinggal dua gol dan kami tidak mampu menemukan ritme permainan," kata Xabi Alonso.

"Itu dua pukulan telak, dan kami tidak berada di posisi yang tepat di lapangan."

"Kami harus sedikit tenang, dan rasa malunya adalah kebobolan gol ketiga sebelum turun minum," katanya. 

"Kekalahan itu menyakitkan, kami harus mengakui bahwa kami tidak bermain sesuai standar hari ini."

"Pertandingan ini akan memberi kami pelajaran untuk masa depan, agar kami bisa bersaing di level yang lebih baik dari hari ini."

"Kami sudah sejauh ini. Kami terjebak di posisi kedua terakhir. Sungguh menyakitkan,” kata pelatih asal Spanyol berusia 43 tahun ini.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved