Bisnis
AAUI Kepri Gelar Workshop Asuransi Maritim, Bahas Potensi dan Tantangan Industri Marine Cargo
AAUI Kepri menggelar Workshop Asuransi Marine Cargo dan Marine Hull di Ballroom Hotel Golden View, Bengkong, Kota Batam, Jumat (18/7).
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Eko Setiawan
BATAM, TribunBatam.id – Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Kepri menggelar Workshop Asuransi Marine Cargo dan Marine Hull di Ballroom Hotel Golden View, Bengkong, Kota Batam, Jumat (18/7).
Kegiatan tersebut dihadiri puluhan pelaku industri asuransi, mulai dari agen, broker, hingga kepala cabang perusahaan asuransi ternama.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program literasi rutin AAUI dalam rangka memperkuat pemahaman pelaku industri terhadap produk-produk asuransi khusus di bidang maritim.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala OJK Provinsi Kepulauan Riau, Sinar Danandjaya. Ia menyebut kegiatan ini sebagai langkah penting dalam memperkuat sinergi antara regulator dan pelaku industri.
"Dengan potensi maritim Batam yang sangat strategis, workshop ini diharapkan dapat memperkuat praktik asuransi maritim yang profesional, sehat, dan berdaya saing tinggi," ujar Sinar dalam sambutannya.
Ia mengapresiasi kepada seluruh peserta dan stakeholder yang hadir dan mendukung suksesnya acara tersebut.
"Mari bersama kita dorong pertumbuhan industri asuransi yang sehat, tangguh, dan berintegritas," katanya.
General Manager Underwriting PT Great Eastern General Insurance Indonesia, Bayu Samudro SE, AAIK, ICPU, ICMoU, ICELiU, QIP, ANZIIP, CRGP hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan tersebut.
Dalam paparannya, ia menyoroti pentingnya pemahaman mendalam terhadap polis Marine Cargo dan Marine Hull, terutama bagi pelaku industri asuransi di Batam.
Menurut dia, Batam dikenal sebagai salah satu pusat industri galangan kapal terbesar di Indonesia, selain Surabaya dan Lamongan.
Potensi ekspor yang besar dan kehadiran banyak shipyard dan ship owner, termasuk investor asing dari Singapura, menjadikan sektor marine cargo dan marine hull sebagai ladang potensial yang belum tergarap maksimal oleh pelaku asuransi lokal.
"Batam itu 'bengkelnya' kapal. Banyak galangan dan perbaikan kapal di sini. Maka peluang asuransi maritim di Batam itu besar sekali. Melalui workshop ini, saya berharap rekan-rekan lebih percaya diri menawarkan produk yang sesuai kebutuhan pasar," ungkap Bayu, yang juga pernah diundang AAUI pada tahun sebelumnya.
Sementara itu, Ketua AAUI Kepri, Saor Siahaan menjelaskan kegiatan ini merupakan kelanjutan dari upaya asosiasi dalam meningkatkan kapasitas dan kapabilitas anggota.
"Ini adalah kali kedua kami mengundang Pak Bayu. Batam itu memang identik dengan dunia kemaritiman. Shipyard, ekspor, semuanya kuat di sini. Maka penting bagi kami untuk memastikan para pelaku asuransi memahami produk dengan benar agar tidak salah dalam menjual kepada nasabah," jelasnya.
Workshop ini juga dihadiri oleh sejumlah perusahaan asuransi ternama seperti Askrindo, AXA Insurance, Great Eastern, MSIG, JRP, Video, AGGI, Sinar Mas, Sompo dan lainnya.
| ARTOTEL Batam Usung Konsep Stay with Purpose, Tawarkan Pengalaman Menginap Berkelanjutan |
|
|---|
| Sobiz Festive Aurum Jadi Kawasan Bisnis Masa Depan Hadirkan Program Window Cuan Berhadiah Mobil |
|
|---|
| AirAsia Buka Rute Langsung Batam–Kuala Lumpur, Cek Langsung Harga Tiket di Sini |
|
|---|
| PKP Peduli Donor Darah Kembali Digelar, Bantu Penuhi Stok Darah Kota Batam |
|
|---|
| Inovatif dan Inspiratif, Program GM For a Day Santika Indonesia Diakui di Tingkat Nasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/AAUI-Kepri-menggelar-Workshop-Asuransi-Marine-Cargo-dan-Marine-Hull-di-Hotel-Golden-View.jpg)