Binmas Polresta Barelang di SMAN 20 Batam: Sekolah Tempat Belajar, Bukan Arena Kekerasan dan Ejekan
Ketertiban lingkungan sekolah kini menjadi sorotan, itu menyusul meningkatnya kasus perundungan dan pelanggaran lalu lintas di kalangan pelajar.
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Mairi Nandarson
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Isu keamanan dan ketertiban lingkungan sekolah kini menjadi sorotan, menyusul meningkatnya jumlah kasus perundungan dan pelanggaran lalu lintas di kalangan pelajar di Batam.
Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polresta Barelang mengungkap hal itu saat memberikan edukasi kepada siswa-siswi baru di SMA Negeri 20 Batam dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2025-2026, Rabu (23/7/2025).
Dipimpin Kasat Binmas Kompol Yulianti Asril dan jajaran, kegiatan pembekalan disambut antusias manajemen sekolah, guru, dan peserta didik.
Yulianti menyampaikan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan pada MPLS.
Dalam sesi penyuluhan, perundungan atau bullying menjadi topik utama yang dibahas. Kompol Yulianti menegaskan bullying bukan hanya tindakan fisik, tetapi juga bisa berupa verbal, sosial, hingga siber.
Semua bentuknya, kata dia, dapat meninggalkan luka psikologis mendalam bagi korban dan mengganggu proses belajar.
"Lingkungan sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman untuk tumbuh dan belajar, bukan arena kekerasan atau ejekan,” ujar Kompol Yulianti.
Ia lantas mengajak para siswa untuk aktif menciptakan budaya saling menghargai dan melindungi satu sama lain.
Selain bullying, pelanggaran lalu lintas oleh pelajar juga menjadi perhatian. Dalam materi penyuluhan, personel Sat Binmas mengungkap banyak kasus kecelakaan lalu lintas melibatkan pelajar yang belum cukup umur atau tidak memahami aturan berkendara.
"Tertib berlalu lintas juga harus ditanamkan sejak dini. Pelajar harus sadar bahwa keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama,” kata personel Sat Binmas, Aiptu Indra.
Para siswa didorong untuk menjadi pelopor keselamatan, baik saat berkendara sendiri maupun saat menjadi penumpang.
Kepala SMA Negeri 20 Batam, Adi Saputra, menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan Polresta Barelang dalam mendukung proses pendidikan karakter di sekolah.
Menurutnya, kerja sama ini penting agar siswa tidak hanya tumbuh secara intelektual, tetapi juga memiliki kesadaran sosial dan hukum.
"Pembentukan karakter siswa bukan hanya tugas guru, tapi perlu dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk aparat penegak hukum,” ujarnya.
( tribunbatam.id/bereslumbantobing )
| Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura Buka Genta Fest III di SMA Negeri 20 Batam |
|
|---|
| Knalpot Brong Jadi Pemicu Penikaman Siswa, SMAN 20 Minta Polresta Gelar Razia ke Sekolah |
|
|---|
| Siswa SMAN 20 Batam Kena Tikam Pengendara Lain, Sekolah Ingatkan Siswanya Tertib Berkendara |
|
|---|
| 7 Berita Populer Pilihan Hari Ini Kasus Penusukan Siswa SMAN 20 Batam hingga Soal Listrik di Karimun |
|
|---|
| Kronologi Pria di Batam Tikam Siswa SMAN 20, Pelaku Ketemu Korban di Tengah Jalan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Sat-Binmas-Polresta-menggelar-penyuluhan-tentang-anti-bullying-terhadap-ratusan-siswa-SMAN-20.jpg)