Senin, 18 Mei 2026

Kadisdik Panggil Kepsek SDN 007 Batam Kota Buntut Keluhan Biaya Seragam Sekolah

Kepsek SDN 007 Batam Kota dipanggil Disdik hari ini, Senin (28/7) terkait keluhan wali murid soal biaya seragam sekolah

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
Beres/TribunBatam
SERAGAM SEKOLAH - Potret orang tua menjemput anaknya di SDN 007 Batam Kota yang terletak di Komplek Eden Park, Kelurahan Taman Baloi, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Senin (28/7/2025). Buntut keluhan wali murid soal harga seragam sekolah, Kepsek SDN 007 Batam Kota dipanggil Dinas Pendidikan hari ini 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Buntut polemik biaya seragam sekolah di SD Negeri 007 Batam Kota yang terletak di Komplek Eden Park, Kelurahan Taman Baloi, Dinas Pendidikan (Disdik) Batam telah menjadwalkan pemanggilan kepada kepala sekolah. 

Pemanggilan klarifikasi untuk mendapatkan keterangan ini dijadwalkan hari ini, Senin (28/7/2025) siang di kantor Disdik Batam yang terletak di Jalan Pramuka, Sungai Harapan, Kecamatan Sekupang. 

"Kepala sekolah tersebut siang ini kami panggil ke kantor untuk memberikan klarifikasi dan menjelaskan informasi tersebut," ujar Kadisdik Batam, Tri Wahyu Rubianto.

Menanggapi adanya keluhan dari orang tua siswa untuk tarif seragam sekolah, Tri turut menyoroti hal ini. Menurutnya, sekolah seharusnya memberikan solusi. 

"Harusnya dipermudah pembayarannya, semisal dicicil. Makanya siang ini saya panggil kepala sekolahnya. Nanti saya kabari hasil klarifikasinya," ungkap Tri. 

Sebelumnya seorang wali murid di SDN 007 Batam Kota berinisial M (37), terpaksa menunda pengambilan seragam sekolah anaknya yang baru masuk kelas 1 SD, Sabtu (26/7/2025) pagi.

Pria yang sehari-hari menjadi driver ojek online itu tak mampu membayar pembelian dua seragam sekolah anaknya; seragam olahraga dan batik secara langsung. Uangnya tak cukup.

Awalnya ia datang ke sekolah dengan harapan bisa mengambil seragam olahraga dan batik untuk anak pertamanya. Namun, mimpinya pupus ketika mendengar harga yang harus dibayar.

"Baju olahraga Rp300 ribu, baju batik juga Rp300 ribu. Kalau mau ambil sekaligus sampai Rp600 ribu. Saya cuma driver ojek online dengan penghasilan tidak menentu, mana sanggup bayar segitu," katanya kepada Tribunbatam.id

Kondisi keuangan yang pas-pasan ini semakin terasa berat ketika harus menghadapi berbagai kebutuhan sekolah anak. Ia mengaku belum mampu membelinya.

"Saya tanya bisa tidak dicicil, langsung dijawab tidak bisa. Di grup WhatsApp orang tua murid juga sudah dikasih tahu, memang tidak bisa dicicil. Yang lain juga pada ngeluh, tapi ya mau gimana," ungkapnya. 

Menurutnya, pihak sekolah hanya memberikan gratis untuk dua jenis seragam, baju melayu dan seragam merah putih. Selebihnya, orang tua harus merogoh kocek dalam-dalam.

Apa tanggapan sekolah?

Terkait keluhan orang tua siswa itu, pihak SD Negeri (SDN) 007 Batam Kota memberikan respons, dan meluruskan informasi terkait harga seragam olahraga dan batik untuk siswa kelas 1.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SDN 007 Batam Kota, Nurmaini, menegaskan pihak sekolah yang berlokasi di Komplek Eden Park, Kelurahan Taman Baloi itu tidak mewajibkan pembelian seragam tersebut.

"Masalah pakaian seragam sekolah ini kami memang tidak mengharuskan. Tapi bagi orang tua yang mau, itu boleh. Kami siap membantu," ujar Nurmaini saat ditemui di sekolah, Minggu (27/7/2025) lalu.

Menurut Nurmaini, pemesanan seragam sekolah itu sebelumnya juga dilakukan berdasarkan permintaan dari orang tua, bahkan penandatanganan Pre-Order (PO) juga di atas materai.

"Ada sistem PO, jadi orang tua membuat surat pernyataan pemesanan dulu. Setelah itu baru kami pesankan ke tailor. Kalau sudah jadi, baru kami informasikan untuk pembayaran dan pengambilan," ujarnya.

Terkait simpang siur harga yang beredar, Nurmaini memastikan harga seragam sekolah itu tidak mencapai Rp300 ribu seperti yang dikeluhkan wali murid. 

"Tidak kalau Rp300 ribu. Untuk seragam batik ukuran yang M-L, harganya Rp200 ribu, sedangkan ukuran XL ke atas kami ada 2 ukuran Rp210 ribu," sebutnya.

Sementara seragam olahraga lengan pendek dibanderol Rp180 ribu untuk ukuran S-M-L dan Rp190 ribu untuk ukuran lebih besar. Untuk model lengan panjang, harganya Rp190 ribu.

"Harga disesuaikan dengan ukuran, cuma beda Rp10 ribu yang XL ke atas. Dan sekali lagi, kami tidak mewajibkan seragam ini dipakai secepatnya, karena kami paham banyak kebutuhan di awal tahun ajaran," katanya.

Soal pembelian badge sekolah juga tidak diwajibkan untuk membeli. Kemudian, mengenai sistem pembayaran, pihak sekolah memang tidak membuka opsi cicilan seperti di luar. 

Namun, wali murid tetap bisa mengambil salah satu seragam terlebih dulu.

"Kalau orang tua mau ambil olahraga dulu, bayar yang itu dulu, silahkan. Tapi kalau kasih uang separuh dulu atau seperempat untuk satu set seragam, kami memang tidak bisa menerima hal seperti itu. Memang kita tidak sistem tabung atau kredit. Enggak masalah, kalau memang keberatan, datang saja ke sekolah, ceritakan kondisinya. Insya Allah kami bantu," kata Nurmaini.

Ia menambahkan, sekolah juga tidak menetapkan tenggat waktu pengambilan seragam. 

"Tidak ada tenggat waktu. Silahkan kapan saja, bisa saja dia sudah pesan, tapi ternyata dapat seragam dari kakaknya atau tetangga. Kalau nggak diambil, ya kami juga nggak panggil-panggil untuk ambil. Kami juga nggak masalah," tambahnya. (TribunBatam.id/bereslumbantobing/Ucik Suwaibah)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved