Kamis, 23 April 2026

SOSOK

Perjalanan Karier Karolin Margret Bupati Landak, Intip Gebrakan Terbarunya

Simak berikut ini perjalanan karier serta gebrakan Bupati Landak, Karolin Margret Natasa.

Editor: Khistian Tauqid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Alfon Pardosi
PENGELOLAAN PERTANIAN - Bupati Landak dr Karolin Margret Natasa MH. Ia menekankan pentingnya pengelolaan sektor pertanian secara menyeluruh, dari hulu hingga hilir, guna mendorong ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. 

Riwayat Pendidikan

  • S2 UNIVERSITAS TANJUNGPURA    (2019-2021)
  • S1 UNIVERSITAS KATOLIK INDNONESIA ATMA JAYA    (2004-2007)
  • SMU NEGERI 1 PONTIANAK        (1997-2000)
  • SWASTA KATOLIK DISAMAKAN GEMBALA BAIK    (1994-1997)
  • SUBSIDI AMKUR SAMBAS        (1988-1994)

Riwayat Organisasi

  • KETUA PENGROV IKATAN SPORT SEPEDA INDONESIA (ISSI) PRESIDIUM PUSAT ISKA    (2007-2018)
  • KETUA DPD TARUNA MERAH PUTIH PROVINSI KALIMANTAN BARAT    (2008-2013)
  • ANGGOTA BIDANG ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI        (2010-2013)
  • SEKJEN PEMUDA KATOLIK REPUBLIK INDONESIA        (2012-2015)
  • KETUA UMUM PEMUDA KATOLIK REPUBLIK INDONESIA        (2015-2021)
  • WAKIL SEKRETARIS MAJELIS ADAT DAYAK NASIONAL        (2016-2016)
  • WAKABID KEHORMATAN DPD PDI PERJUANGAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT     (2017-2017)
  • KETUA FEDERASI OLAHRAGA KARATE-DO INDONESIA PROVINSI KALIMANTAN BARAT        (2017-2022)
  • SEKRETARIS DPD PDI PERJUANGAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT        (2019-2024)
  • WAKIL BENDAHARA     FRAKSI PDI PERJUANGAN DPR RI    (2019-2024)
  • WAKABID POLITIK DAN HUBUNGAN ANTAR LEMBAGA DPD PDI PERJUANGAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT        (2002-2005)
  • ANGGOTA PERHIMPUNAN MAHASISWA KATOLIK REPUBLIK INDONESIA    ( 2002-2005)

Gebrakan Karolin Margret Natasa - Erani

Pemerintah Kabupaten Landak menekankan pentingnya pengelolaan sektor pertanian secara menyeluruh, dari hulu hingga hilir, guna mendorong ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. 

Sebagai salah satu daerah lumbung pangan di Kalimantan Barat, pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Landak terus menjadi perhatian serius. 

Bupati Landak dr Karolin Margret Natasa MH menegaskan bahwa seluruh siklus dan faktor pendukung dalam sektor pertanian harus diperhatikan secara terpadu agar hasilnya maksimal. 

"Pertanian tidak bisa dipisahkan antara proses hulu dan hilir. Harus diperhatikan mulai dari pengelolaan lahan, bantuan alat dan mesin pertanian, sarana produksi, hingga pasca panen," ujar Karolin belum lama ini.

Ia menyebutkan, berbagai kendala dalam mata rantai pengelolaan pertanian juga terus dipetakan di seluruh wilayah Landak, dengan harapan dapat diatasi secara komprehensif melalui sinergi antar pemangku kepentingan. 

Bupati Karolin juga berharap agar regulasi dari pemerintah pusat bisa lebih fleksibel, sehingga kepala daerah memiliki ruang gerak yang cukup untuk melakukan intervensi terhadap persoalan-persoalan pertanian di lapangan. 

"Kami berharap kebijakan pusat bisa memberikan ruang bagi daerah untuk lebih adaptif dalam menyelesaikan persoalan pertanian, karena kondisi di lapangan sering kali memerlukan penanganan yang cepat dan spesifik," tegasnya. 

Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga stabilitas produksi pangan dan memperkuat ketahanan pangan lokal, sekaligus meningkatkan taraf hidup para petani di Kabupaten Landak.

(TribunBatam.id)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Artikel ini telah tayang di TribunPontianak.co.id dengan judul "Bupati Landak, Karolin : Pengelolaan Pertanian Harus Perhatikan Rantai Hulu Hingga Hilir"

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved