OPERASI PATUH SELIGI 2025

Operasi Patuh Seligi Selama 14 Hari Berakhir, Tidak Ada Korban Jiwa, Catat 3.064 Pelanggaran

Total pelanggaran turun dari 4.935 (2024) menjadi 3.064 (2025). Ia pun merinci. Pelanggaran sepeda motor turun 33 persen dari 2.828 menjadi 1.904. 

Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Mairi Nandarson
TRIBUNBATAM.id/BERES LUMBANTOBING
Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) resmi menutup pelaksanaan Operasi Patuh Seligi 2025. Hasilnya, banyak temuan pelanggaran. 
 
Opperasi yang berlangsung selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 Juli 2025, menunjukkan tren positif, dengan penurunan signifikan pada angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di seluruh wilayah hukum Polda Kepri.

Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama, dalam keterangannya, Selasa (29/7/2025), menyebutkan operasi tahun ini berhasil menekan angka pelanggaran hingga 38 persen dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya.

"Kami melihat perubahan yang nyata dari perilaku pengguna jalan. Ini bukan hanya soal angka, tapi bagaimana kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas mulai tumbuh,” ujar Kombes Pol Andhika.

Ia menyampaikan, ada capaian positif pada operasi Patuh Seligi tahun ini.

Pertama, adanya Penurunan Pelanggaran. Total pelanggaran turun dari 4.935 (2024) menjadi 3.064 (2025).

Ia pun merinci. Pelanggaran sepeda motor turun 33 persen dari 2.828 menjadi 1.904.

Kemudian Pelanggaran kendaraan roda empat turun 7 persen dari 765 menjadi 714.

Selain pelanggaran kendaraan, hasil operasi patuh selugi juga mencatat ada Penurunan Kecelakaan Lalu Lintas. 

Rinciannya, Jumlah kejadian turun dari 23 menjadi 9 kasus atau 39 persen.

Kemudian Korban luka ringan dari 25 menjadi 6 orang. Lalu Korban luka berat dari 9 menjadi 5 orang. 

Menariknya, selama operasi patuh seligi tidak ada korban jiwa. Beda hal jika dibanding sebelum operasi patuh, hampir setiap hari ada lakalantas. 

Dalam operasi patuh seligi, Kerugian material juga tercatat turun drastis dari Rp19,3 juta menjadi Rp4,65 juta. 

Dirlantas menyampaikan, selama operasi patuh seligi Polda Kepri juga menggencarkan pendekatan preemtif dan preventif selama operasi. 

Hasionya, Kegiatan penyuluhan langsung meningkat 176 persen dari 70 menjadi 193 kegiatan. 

Selanjutnya ada Penjangkauan pengguna jalan melalui pembinaan langsung 628 orang. 

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved