Selasa, 21 April 2026

Kecelakaan di Batam

Kerabat Korban Kecelakaan Maut di Batam Berduka, Arnold Dikenal Rajin Semasa Hidup

Kepergian Arnold Adeiyanus Manu (31), korban kecelakaan maut di Batam dengan truk kontainer di jalan Laksamana Bintan, Rabu tinggalkan duka.

Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Ucik Suwaibah
KECELAKAAN MAUT DI BATAM - Potret kendaraan Viar roda tiga yang dikendarai Arnold yang terlibat lakalntas di jalan Laksamana Bintan di Unit Gakkum Satlantas Polresta Barelang, Rabu (20/8/2025). Kepergian Arnold meninggalkan duka mendalam bagi kerabat kerjanya. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kepergian Arnold Adeiyanus Manu, pengendara motor Viar yang terlibat kecelakaan maut di Batam meninggalkan duka bagi rekan-rekannya di Toko Cat Mowilex, Batam.

Pria berusia 31 tahun asal Alor sebelumnya terlibat kecelakaan maut di Batam dengan truk kontainer saat melintasi Jalan Laksamana Bintan arah Simpang Gelael, Rabu (20/8/2025).

Bagi kerabatnya, korban kecelakaan maut di Batam itu dikenal sebagai sosok yang rajin dan bertanggung jawab.

Arnold mengalami luka serius dibagian pangkal paha, sempat dilarikan ke RS Budi Kemuliaan namun nyawanya tak tertolong.

"Kami sering memanggilnya Arnold. Anak ini rajin, kalau diingat-ingat jarang izin sakit. Pernah pun bisa dihitung jari. Selalu masuk dia," ujar Sandi, Bagian Umum perusahaan, saat ditemui di Unit Gakkum Satlantas Polresta Barelang, Rabu (20/8/2025)

Arnold sudah bergabung dengan perusahaan itu sekitar lima tahun. 

Pernah sempat keluar karena mendapat pekerjaan lain, namun ia kemudian kembali setelah dipanggil lagi oleh pemilik toko.

"Kalau soal kerjaan aman sama Arnolod ini semua diselesaikan. Tidak pernah aneh-aneh anaknya," tambahnya. 

Sandi pun teringat, pagi tadi dia meminta tolong kepada Arnold untuk mengantarkannya mengambil mobil pribadinya selesai dari bnegkel.

"Pagi tadi baru ngantar saya ambil mobil saya kan, kok tiba-tiba dapat kabar dia kecelakaan. Siapa yang gak kaget dan terpukul," ungkapnya.

Kemudian dari penuturan Sandi, kecelakaan yang merenggut nyawa Arnold terjadi saat ia hendak mengisi bahan bakar Viar baru milik toko di SPBU Mitra Raya.

"Viar merah yang dia pakai itu baru sampai. Jadi ceritanya toko kami baru beli Viar baru untuk bantu-bantu angkutlah, memang belum ada plat nomornya. Karena tangki minyaknya sedikit, dia menawarkan untuk mengisi," tuturnya.

Tak lama Arnold pergi untuk mengisi bahan bakar minyak, Sandi mendapat kabar sekira pukul 10 lebih rekan kerjanya itu kecelakaan.

"Ibaratnya kami baru saja jumpa. Dengar itu tidak percaya rasanya. Pagi tadi masih sempat bersama dia, lalu tiba-tiba udah enggak ada," ucapnya

Arnold dikenal sosok yang sederhana.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved