Kecelakaan Maut
Imbas Anak Kapolres Solok Tewas Tertabrak Kereta Api, BTP Kelas II Padang Akui Belasan EWS Rusak
Kepala Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas II Padang, Hendrialdi, akhirnya buka suara tentang insiden yang merenggut dua nyawa itu.
Sementara perlintasan resmi hanya sekitar dua titik.
“Kami sudah agendakan rapat dengan PT KAI Pusat dan DJKA pada Senin (25/8/2025) mendatang. Rapat ini akan membahas prioritas penanganan perlintasan sebidang, termasuk rencana pemasangan palang pintu di sejumlah titik rawan,” jelasnya.
Hendrialdi berharap adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk DPR RI dan pemerintah daerah, agar perlintasan sebidang yang rawan kecelakaan segera mendapatkan penanganan maksimal demi keselamatan masyarakat.
PT KAI Akui Perlintasan Tak Sesuai Aturan
Direktur Keselamatan dan Keamanan PT Kereta Api Indonesia (KAI), Dadan Rudiansyah, menanggapi kecelakaan maut antara Kereta Api Minangkabau Ekspres dengan sebuah minibus berisi tujuh pelajar SMA Negeri 10 Padang.
Dalam insiden tersebut, dua orang pelajar meninggal dunia, sementara lima lainnya mengalami luka berat dan ringan.
Menindaklanjuti kejadian itu, Dadan bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, meninjau langsung lokasi kecelakaan pada Jumat (22/8/2025) pagi.
Dadan menyebut, kondisi perlintasan sebidang di lokasi kejadian memang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku, sehingga perlu dilakukan evaluasi serius.
“Sebetulnya ini menjadi satu permasalahan atau fakta yang harus kita perbaiki ke depan. Perlintasan-perlintasan sebidang sebaiknya dievaluasi bersama, termasuk dari sisi konstruksi. Kalau melihat lokasi ini sudah kurang dari ketentuan,” ujar Dadan Rudiansyah kepada TribunPadang.com di lokasi kejadian, Jumat (22/8/2025).
Menurutnya, aturan terkait perlintasan kereta api sudah jelas mengatur bahwa tidak boleh ada tanjakan atau turunan yang menyulitkan pengendara saat melintas.
“Gradiannya sudah ditentukan sesuai aturan. Jadi pengemudi yang melewati perlintasan tidak boleh dalam kondisi menanjak atau menurun. Di lokasi ini, konstruksinya tidak sesuai ketentuan,” ungkapnya.
Dadan menambahkan, pihaknya bersama Balai Perkeretaapian Sumbar akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perlintasan sebidang, khususnya di titik-titik rawan kecelakaan.
“Kita akan melakukan evaluasi bersama dengan Kabalai, terutama untuk beberapa perlintasan sebidang di Sumbar. Tujuannya agar kejadian serupa tidak terulang lagi,” tutupnya.
Kondisi 7 Korban
Pihak kepolisian memaparkan kondisi terkini tujuh pelajar SMA Negeri 10 Padang yang menjadi korban kecelakaan antara Kereta Api Minangkabau Ekspres dengan sebuah minibus di Jalan Jati Adabiah.
| Cerita Pilu Nanda sebelum Putrinya Tewas Kecelakaan Maut di Semarang, Rumah Terkena Longsor |
|
|---|
| Kronologi Kecelakaan Maut Motor Hantam Mobil Gran Max di Surabaya, 1 Tewas dan 1 Wanita Luka |
|
|---|
| Sepeda Motor dan Truk Terlibat Kecelakaan Maut di Semarang, Anak Tewas dan Kedua Orang Tuanya Luka |
|
|---|
| Penyebab Kecelakaan Maut di Madiun, Truk Sambar 3 Motor di Lampu Merah, 1 Wanita Tewas |
|
|---|
| Kronologi Kecelakaan Maut Pemotor Terlindas Tronton di Sukabumi, 1 Orang Tewas di TKP |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/KECELAKAAN-KERETA-Kondisi-minibus-yad82025d.jpg)