DANA TRANSFER KE DAERAH
TKD 2026 Dipangkas, 12 Provinsi Ini Terancam Kehilangan Lebih dari Rp 1 Triliun
12 provinsi alami penurunan TKD 2026 terbesar hingga Rp 1 triliun akibat pemangkasan dana transfer ke daerah
TRIBUNBATAM.id - Pemangkasan dana transfer ke daerah (TKD) 2026 berimbas langsung ke pendapatan daerah. Setidaknya ada 12 provinsi di Indonesia yang mengalalami penurunan TKD hingga Rp 1 triliun.
Provinsi DKI Jakarta diperkirakan mengalami penurunan tertinggi hingga Rp 7 triliun.
Dalam RAPBN 2026, Anggaran TKD ditetapkan sebesar Rp 650 triliun. Angka ini menunjukkan koreksi sebesar 24,8 persen jika dibandingkan dengan proyeksi TKD 2025 yang mencapai Rp 864,1 triliun.
Dana transfer daerah adalah bagian dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dialokasikan dan disalurkan kepada pemerintah daerah untuk mendanai penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah.
Dana ini bertujuan untuk mendukung pelaksanaan desentralisasi fiskal, mengurangi kesenjangan fiskal antara pusat dan daerah, serta meningkatkan kualitas layanan publik di daerah.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, penurunan TKD merupakan bagian dari penyesuaian anggaran secara menyeluruh.
Meski begitu, belanja pemerintah pusat yang ditujukan untuk masyarakat di daerah justru meningkat lebih besar.
“Kalau TKD mengalami penurunan, kenaikan dari belanja pemerintah pusat di daerah naiknya jauh lebih besar,” ungkap Sri Mulyani saat Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan 2026 di Jakarta, Jumat (15/8/2025).
Terendah dalam 5 tahun
- 2021 : Rp785,7 triliun
- 2022 : Rp816,2 triliun
- 2023 : Rp881,4 triliun
- 2024: Rp863,5 triliun
- 2025 : Rp864,06 triliun
- 2026: Rp 650 triliun
Rincian komponen Anggaran TKD 2026 adalah sebagai berikut:
- Dana Bagi Hasil (DBH): Rp45,1 triliun
- Dana Alokasi Umum (DAU): Rp373,8 triliun
- Dana Alokasi Khusus (DAK): Rp155,5 triliun
- Dana Otonomi Khusus (Otsus): Rp13,1 triliun
- Dana Keistimewaan (Dais) Daerah Istimewa Yogyakarta: Rp500 miliar
- Dana Desa: Rp60,6 triliun
- Insentif Fiskal: Rp1,8 triliun
Penurunan TKD 2026 tertinggi
Hitung-hitungan kasar bila mengacu penurunan 24,8 persen, maka TKD 2026 juga akan terpangkas sekitar 24,8 persen dari 2025.
Inilah 12 provinsi dengan penurunan TKD 2026 terbesar.
Tabel ini masih bersifat perkiraan penurunan dalam miliar rupiah
| SATUAN MILIAR RUPIAH | ||||
|---|---|---|---|---|
| NO | PROVINSI | 2025 | PENURUNAN | 2026 |
| 1 | Provinsi Daerah Khusus Jakarta: Ibu Kota di Jakarta | 30.555 | 7.578 | 22.977 |
| 2 | Provinsi Jawa Timur: Ibu Kota di Surabaya | 11.763 | 2.917 | 8.846 |
| 3 | Provinsi Jawa Barat: Ibu Kota di Bandung | 11.594 | 2.875 | 8.719 |
| 4 | Provinsi Jawa Tengah: Ibu Kota di Semarang | 8.943 | 2.218 | 6.725 |
| 5 | Provinsi Kalimantan Timur: Ibu Kota di Samarinda | 8.717 | 2.162 | 6.555 |
| 6 | Provinsi Aceh: Ibu Kota di Banda Aceh. | 8.274 | 2.052 | 6.222 |
| 7 | Provinsi Sumatra Utara: Ibu Kota Medan. | 5.945 | 1.474 | 4.471 |
| 8 | Provinsi Sumatra Selatan: Ibu Kota Palembang. | 5.534 | 1.372 | 4.162 |
| 9 | Provinsi Kalimantan Selatan: Ibu Kota di Banjarmasin | 5.314 | 1.318 | 3.996 |
| 10 | Provinsi Sulawesi Selatan: Ibu Kota di Makassar | 4.914 | 1.219 | 3.695 |
| 11 | Provinsi Kalimantan Tengah: Ibu Kota di Palangkaraya | 4.567 | 1.133 | 3.434 |
| 12 | Provinsi Riau: Ibu Kota di Pekanbaru | 4.320 | 1.071 | 3.249 |
| Dana Transfer Pemerintah ke Kepulauan Riau 2026 Anjlok Rp 1,6 Triliun, Batam Terima Terbesar |
|
|---|
| Jawa Tengah Kehilangan Dana Transfer ke Daerah 2026 Rp 869 Miliar, DAK Fisik Dicabut |
|
|---|
| Jawa Barat Kehilangan Rp 2,2 Triliun dari Dana Transfer Daerah 2026, DBH Dipangkas Rp 1,3 Triliun |
|
|---|
| Bengkulu Digelontor Dana Transfer 2026 Rp 1,4 Triliun, Turun Rp 400 Miliar |
|
|---|
| Dana Transfer ke Daerah Sumatera Selatan 2026 Turun Rp 2,2 Triliun, DBH Dipangkas Rp 1,7 Triliun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1006_Rupiah.jpg)