Selasa, 19 Mei 2026

Viral Dugaan Child Grooming, Siswa SMK di Tangsel Resah

Kasus child grooming merebak. Puluhan siswa di salah satu SMK swasta di Kota Tangerang Selatan menuntut pihak sekolah membersihkan predator.

Tayang:
Tribun Banten/Ade Feri
DEMO - Aksi demontrasi siswa di salah satu SMK Swasta di Tangsel, Senin (18/5/2026). 

TRIBUNBATAM.id - Kasus child grooming merebak. Puluhan siswa di salah satu SMK swasta di Kota Tangerang Selatan menuntut pihak sekolah membersihkan predator.

Mereka menggelar aksi demonstrasi di sekolah hari ini, Senin (18/5/2026).

Aksi itu dilakukan para siswa buntut dugaan kasus child grooming yang belakangan ramai diperbincangkan di lingkungan sekolah dan media sosial.

Child grooming adalah proses manipulasi psikologis yang disengaja, di mana pelaku membangun kepercayaan, kedekatan emosional, dan ketergantungan pada anak, dengan tujuan mengeksploitasi emosional, psikologis hingga seksual.

Berdasarkan pantauan TribunBanten.com, aksi tersebut berlangsung di lapangan basket sekolah, dan diikuti para siswa dari berbagai tingkatan. 

Mereka berkumpul sambil membawa poster dan membentangkan spanduk berisi tuntutan agar pihak sekolah memberikan penjelasan secara terbuka terkait dugaan kasus tersebut.

"Bersihkan predator di sekolah ini," tulis tuntutan siswa.

Suasana demonstrasi berlangsung tertib meski sempat dipenuhi sorakan dan tuntutan dari para siswa. 

Sejumlah siswa terlihat berdiri mengelilingi area lapangan, sementara beberapa guru dan pihak sekolah duduk berhadapan dengan perwakilan massa aksi untuk melakukan dialog terbuka.

Dalam aksi itu, para siswa meminta adanya transparansi serta langkah tegas dari pihak sekolah terkait dugaan child grooming yang disebut telah membuat keresahan di kalangan pelajar.

Terlihat pula beberapa siswa membawa pengeras suara untuk menyampaikan aspirasi secara bergantian. 

"Kami menuntut keadilan terhadap teman saya yang diperlakukan seenaknya, terlebih ini menyangkut kehormatan wanita," ujar salah satu siswa.

"Kami minta kejadian ini juga tidak terulang kembali di masa mendatang," ucap siswa lainnya.

Di sisi lain, sejumlah guru tampak menyimak tuntutan siswa sambil memberikan penjelasan di hadapan peserta aksi.

"Kami pihak sekolah berada di sisi siswa, kami juga menjamin 100 persen keamanan nya, kalau siswa mau speak up," ujar perwakilan sekolah.

Sumber: Tribun banten
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved