Selasa, 7 April 2026

Budaya

Revitalisasi Budaya Melayu III Diramaikan Penampilan Opera Cina

Akhir Mei ini Kota Tanjungpinang bakal semarak oleh berbagai kegiatan seni.

Laporan Tribunnews Batam, Novyana Handayani

TANJUNGPINANG,TRIBUN- Akhir Mei ini Kota Tanjungpinang bakal semarak oleh berbagai kegiatan seni. Tak tanggung-tanggung, sejumlah negara baik dari Asia maupun Eropa, bakal ikut serta meramaikan. Namun pertunjukan Makyong dari tiga negara, tetap akan menjadi primadonanya.

Maklum Revitalisasi Budaya Melayu (RBM) III ini mengangkat Makyong sebagai tema utama. Makyong dari tiga negara tersebut akan dipersembahkan oleh perkumpulan Narathiwat dari Thailand, dengan mengangkat Makyong Raja Muda.

Sedangkan Malaysia akan membawakan Makyong Anak Raja Gondang. Indonesia akan menampilkan Makyong dari Bintan. Tak kalah menarik, akan hadir pula perkumpulan UKM dari Cina yang akan menampilkan opera Cina yang bertajuk The Mouse Daughter Marriage.

“Juga ada Perkumpulan Kemuning dari Singapura yang menampilkan Purbawara atau teater bangsawan, dengan judul Maharajalela,” sebut Syafaruddin, Kabid Kebudayaan pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang,  Kamis (17/5).

Sejumlah daerah dari dalam negeri, juga ikut ambil bagian. Ada dari Bangka Belitung, Kalimantan Timur, juga beberapa daerah dari Riau yaitu Kuantan Singingi, Indragiri Hilir dan Indragiri Hulu, Meranti, Siak, Dumai dan Pelalawan.

Juga dari Jambi, Sumatera Selatan, Sulawesi Tenggara serta tujuh kabupaten dan kota di Kepri, termasuk tuan rumah Kota Tanjungpinang. Disamping aneka pertunjukan tersebut, juga diisi dengan seminar dengan pembicara utama dari berbagai negara.

“Ada dari german, Perancis, Thailamd, Korea, Malaysia, Singapura dan Australia. Tuan rumah Tanjungpinang juga menurunkan pembicara,” sebut Said Parman, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang.
RBM yang digelar empat tahun sekali sejak 2004 tersebut, akan digelar pada 24-27 Mei mendatang.

Rangkaian kegiatan tersebut akan dimulai dengan sambutan untuk para peserta, yang digelar pada 23 Mei di Hotel Aston.

Acara pembukaan sendiri akan digelar pada 24 Mei di Taman Budaya Raja Ali Haji, di Senggarang. Bakal hadir juga, menteri kebudayaan RI. Pentas seni sendiri akan dipecah di beberapa lokasi, yaitu di Lapangan Pamedan Ahmad Yani, Anjung Cahaya, Gedung Aisyah Sulaiman dan Bintan Centre.

Permainan rakyat berupa lomba layang-layang dan pangkak gasing juga akan meramaikan RBM III. Juga ada festival tradisi bahari yang digelar di Pantai Penyengat, tepatnya di depan Balai Adat.

Para peserta juga akan diajak menjelajahi kota ke Hulu Sungai Riau dan Penyengat. Panitia juga menggandeng galeri nasional, BP3 Batusangkar, Museum Johor, Museum Malaka, Museum SSBA dan Workshop anak sekolah dari  galeri nasional untuk menggelar pameran di Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah.

Tak lengkap rasanya RBM tanpa menghadirkan kembali makanan khas Melayu. Karena itu juga digelar lisan Festival Kuliner. Sedangkan seminar lisan VIII digelar di Hotel Aston. Sedangkan malam penutupan, akan digelar di Lapangan Pamedan Ahmad Yani.

Walikota Tanjungpinang, Suryatati A Manan mengajak masyarakat untuk meramaikan dan menyaksikan serangkaian pertunjukan tersebut.(opi)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved