3 Alasan Ustaz Abdul Somad Menolak Menjadi Calon Wakil Presiden. Ada Janji Sama Datuknya
Di berbagai kesempatan, dalam ceramah di daerah-daerah Ustad Abdul Somad sudah menyatakan menolak dicalonkan sebagai cawapres
TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Dukungan agar Ustadz Abdul Somad (UAS) menjadi calon wakil presiden, pasangan calon presiden Prabowo, makin masif di media sosial.
Banyak warganet menyampaikan aspirasinya, berharap UAS mau mengubah keputusannya dan bersedia menjadi Wakil Presiden.
Namun, dukungan itu tidak mengubah sikap UAS terkait calon wakil presiden.
Baca: Ustad Abdul Somad: Datuk Saya Siapkan 2 Hektare Kebun Kelapa Agar Saya Jadi Ulama
Baca: Ustad Abdul Somad Tetap Tolak Jadi Cawapres: Saya Akan Jadi Ustad Sampai Mati
Baca: PAN Tidak Setuju AHY atau Salim Segaf Jadi Cawapres Prabowo, Tetap Dorong Ustad Abdul Somad
Secara terbuka dan terang-terangan UAS menyatakan bahwa ia tidak akan mencalonkan diri sebagai Wakil Presiden.
Ustadz Abdul Somad digadang-gadang bakal menjadi Wakil Presiden untuk calon presiden Prabowo Subianto.
Namun bagaimana reaksinya?
Di berbagai kesempatan, terutama dalam ceramah di daerah-daerah Ustad Abdul Somad sudah menyatakan menolak dicalonkan sebagai cawapres.
Baca: Banyak Perusahaan Tutup, Jumlah Koperasi Karyawan di Batam Menyusut 359 Unit
Baca: VIDEO: Antusias Warga Antre Lihat Daftar Pemilih Pemilu 2019 yang Digelar KPU Kepri di Pelabuhan SBP
Baca: Wisatawan tak Perlu Cemas Berwisata ke Bali dan Lombok Selatan karena Aman
Sebelumnya Ustadz Abdul Somad menyampaikan penolakan untuk menjadi cawapres pendamping Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto di Pilpres 2019 melalui akun resminya di Instagram, @ustadzabdulsomad, Senin (30/7/2018) lalu.
Ia beralasan ingin fokus di bidang pendidikan dan dakwah.
"Setelah Sayyidina Umar bin Khattab wafat, sebagian Sahabat ingin membaiat Abdullah (anak Sayyidina Umar) sebagai pengganti. Beliau menolak lembut, karena bidang pengabdian ada banyak pintu. Fokus di pendidikan dan dakwah," katanya.
Ia pun menyarankan agar Prabowo berpasangan dengan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri yang namanya juga direkomendasikan dalam Ijtima (Pertemuan) Ulama sebagai cawapres pendamping Prabowo.
Menurut UAS, pasangan Prabowo-Salim merupakan perpaduan yang tepat. Sebab, keduanya mewakili pemilih Jawa dan luar Jawa serta mewakili kalangan nasionalis dan religius.
"Prabowo-Habib Salim pasangan tawazun (seimbang) antara ketegasan tentara dan kelembutan Ulama, Jawa non-Jawa, nasionalis-religius, plus barokah darah Nabi dalam diri Habib Salim," kata Abdul Somad.
Saat ceramah di Pesantren Darul Quran, Deliserdang, Senin (6/8/2018), ia juga menyampaikan hal serupa.
Ustadz Abdul Somad menjawab pencalonan itu dengan berupa candaan yang membuat ratusan orang yang hadir tertawa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ustadz-abdul-somad_20180808_133543.jpg)