Kamis, 9 April 2026

KARIMUN TERKINI

Dinas Perhubungan Karimun Anggarkan Rp 10 Miliar untuk Pengadaan Kapal Mini Roro

Dinas Perhubungan Karimun menganggarkan Rp 10 miliar untuk pengadaan kapal mini roro yang akan bantu akses masyarakat di pulau-pulau

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Dewi Haryati
Tribunbatam.id/Yeni Hartati
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun, Afrian saat diwawancarai baru-baru ini 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karimun akan menganggarkan pengadaan kapal mini roro yang akan digunakan sebagai moda transportasi penyeberangan antar pulau-pulau.

Kepala Dishub Karimun Afrian, mengatakan pengadaan kapal mini roro itu nantinya akan membantu akses masyarakat di pulau-pulau.

"Kapal mini roro itu itu akan melayani penyeberangan kendaraan-kendaraan roda dua dari Pulau Karimun Besar ke Pulau Parit dan sekitarnya," ujar Afrian, Jumat (10/2/2023).

Ia menambahkan, anggaran pengadaan kapal mini roro itu bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sekitar Rp 10 miliar.

"Dengan pengadaan ini akan membantu akses masyarakat antar pulau. Itu kapalnya kecil, panjang sekitar 16 meter dan hanya untuk membawa sepeda motor," ujarnya.

Baca juga: Dishub Karimun Bereaksi Agen Kapal Naikkan Harga Tiket Sepihak Imbas BBM

Rencana awal, kapal itu akan diperuntukkan melayani rute Pulau Karimun Besar tujuan Pulau Parit, Kecamatan Selat Gelam.

"Sehingga masyarakat sudah bisa menyeberang menggunakan motor nantinya," ujarnya.

Ia mengatakan, untuk pengelolaan kapal tersebut kemungkinan akan dilimpahkan ke Badan Usaha Kepelabuhanan (BUP) Kabupaten Karimun.

"Pelabuhannya di Parit Rampak, Meral. Sebenarnya kalau bisa di sekitar balai ini, tetapi kita belum memiliki pelabuhan yang memadai," ujarnya.

Baca juga: Maksimalkan Retribusi Parkir, Dishub Karimun Bakal Kerja sama dengan Pihak Ketiga

Lebih lanjut, Afrian mengatakan, peruntukan kapal tersebut guna membantu menyeberangkan kendaraan masyarakat dari Pulau Karimun ke pulau-pulau sekitar.

"Untuk pulau-pulau sekitar yang gelombangnya tak kuat. Nanti sistemnya sewa, jadi ada kegiatan di Pulau Parit, masyarakat bisa menggunakan motor dengan menyewa kapal tersebut," ujarnya.

(TRIBUNBATAM.id / Yeni Hartati)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved