Kisah Abdul Bakar, Lansia di Anambas yang Tetap Menggembala Sapi demi Bertahan Hidup
Di usia senjanya, Abdul Bakar (63) warga Pasir Manang, Desa Tarempa Timur, Siantan, Anambas, tetap bekerja sebagai penggembala sapi kurban
Penulis: Surya Iskandar | Editor: Dewi Haryati
ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Usianya boleh tua, namun tidak dengan semangat kerjanya.
Di usia senjanya, Abdul Bakar (63) warga Pasir Manang, Desa Tarempa Timur, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), tetap bekerja sebagai penggembala sapi kurban.
Pekerjaan itu sudah dijalaninya selama kurang lebih 11 tahun belakangan.
Desakan ekonomi menuntut Abdul tetap bekerja. Ia mengumpulkan Rupiah dari upah menggembala sapi milik orang lain.
"Upah tergantung kesepakatan," ucap Abdul kepada TRIBUNBATAM.id, Kamis (21//5/2026) pagi.
Jika satu ekor sapi terjual, maka Abdul akan mendapat upah sekitar Rp100 ribu.
Upah itu dia peroleh setelah menggembala ternak kurang lebih satu pekan sebelum Hari Raya Kurban tiba.
Sapi gembala Abdul rata-rata berasal dari luar Tarempa. Ada yang didatangkan dari Midai. Ada pula yang dibawa dari Pulau Laut Natuna. Sebab, hewan-hewan kurban di Tarempa terbilang kurang.
"Selama ini sapi-sapi yang didatangkan dari Midai dan Pulau Laut sekitar 60 ekor," ucap Abdul Bakar.
Jelang Iduladha 2026, jumlah hewan kurban itu menurun drastis, hanya 17 ekor saja.
Dalam waktu sepekan, sapi-sapi tersebut sudah laku terjual.
"Orang yang membeli itu kebanyakan warga dari Tarempa, seperti Temburun, Rintis, Genting bahkan warga dari pulau luar," ujarnya.
Menurunnya jumlah hewan kurban tahun ini juga berdampak pada penghasilan Abdul.
Ia mengakui, upah yang diterimanya kali ini tak sebanyak tahun sebelumnya.
"Kalau harga sapinya saya tak tahu. Saya hanya tahu upah saya selama menggembala sapi itu saja," ujar lansia asal Pasir Manang ini. (TRIBUNBATAM.id/Surya Iskandar)
| Kepala DKPP Natuna: Sapi Kurban Presiden Prabowo untuk Iduladha Bakal Disembelih di Pulau Laut |
|
|---|
| Hadiri Rapat Persiapan Malam Takbiran, Sekwan Anambas Siap Sukseskan Rangkaian Iduladha 1447 H |
|
|---|
| Emak-emak di Anambas Mengeluh, Harga Beras Hingga Bawang di Tarempa Naik |
|
|---|
| Warga Genting di Anambas Rindukan Cahaya Lampu Listrik PLN, Bahtiar Andalkan Lampu Minyak Tanah |
|
|---|
| Pawai Takbir dan Mobil Hias Semarakkan Malam Iduladha di Batam, Total Hadiah Rp36 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/21052026sapi-kurban.jpg)